Siapa sih yang tidak jengkel ketika sinyal parabola hilang. Terlebih bagi pengguna parabola yang masih awam atau tidak tahu penyebabnya tentu akan bikin pusing tujuh keliling.
Beda halnya dengan yang sudah ahli, tentu akan langsung menebak kerusakan atau penyebab masalahnya.
Sinyal yang ada pada parabola merupakan bagian terpenting jika ingin melihat siaran televisi, baik lewat satelit Palapa D atau Telkom 4.
Jika sinyal tersebut pelit atau tidak kuat, maka siaran yang diterima akan patah-patah atau mirip dengan kaset DVD butut.
Baca Juga : Tips Dapatkan Telkom 4 Dengan Mudah untuk Parabola C-Band
Sementara untuk menerima sinyal parabola agar kuat atau tidak hilang, membutuhkan perangkat yang mumpuni. Seperti parabolanya baik yang jaring/berongga atau solid harus masih bagus, serta presisi alias tidak penyok.
Kemudian, perangkat receiver juga harus bagus. Karena masing-masing mereka atau jenis receiver dalam menerima sinyal akan berbeda-beda kepekaannya.
Selanjutnya adalah komponen LNB jika ingin sinyal kuat maka tentunya harus yang bagus. LNB sendiri letaknya berada di tengah-tengah parabola. Selain itu, kabel juga bisa mempengaruhi kualitas dari sinyal itu sendiri.
Sinyal Parabola Hilang
Parabola yang biasa terpasang di rumah ada 2 jenis, yaitu tipe besar yang biasanya sistem penerimaannya C-Band, dan tipe kecil dengan tipe penerimaan KU-Band.
Sementara yang paling banyak terpasang adalah C-Band. Karena handal ketika hujan atau lainnya, jika membandingkan yang KU-Band yang biasanya akan turun sinyal ketika mendung.
Sebelum beberapa stasiun televisi menerapkan sistem sensor atau acakan, parabola sangat laris manis untuk masyarakat Indonesia. Karena kualitas siaran yang diterima jauh lebih baik dari antena UHF atau VHF.
Selain itu, pengguna tidak hanya menerima channel televisi dari satelit Telkom 4 atau Palapa D. Akan tetapi juga bisa menerima sinyal dari luar negeri.
Namun masalahnya tidak semua masyarakat melek akan parabola. Sehingga, ketika ada masalah seperti sinyal parabola hilang, tentu akan bingung. Dan akhirnya panggil teknisi untuk memperbaiki masalah tersebut, yang pasti akan keluar uang untuk biaya servis.
Lantas apa saja yang menyebabkan sinyal pada parabola C-Band mendadak loss? Berikut beberapa permasalahannya.
Konektor Kabel dari Parabola ke Receiver Tidak Konek
Penyebab sinyal parabola hilang yang pertama yaitu tidak koneknya kabel dari parabola atau LNB ke receiver. Sedangkan ciri-ciri dari masalah ini adalah intensitas sinyal pada receiver yang bisa Anda lihat pada layar televisi terlihat 0 persen.
Jika Anda menemui masalah sinyal 0 persen, maka coba periksa bagian konektor kabel dari LNB ke receiver. Selain itu, pastikan konektor dalam kondisi baik. Kemudian periksa juga masalah kabelnya.
Jadi, untuk Anda yang menemui kendala seperti itu, jangan langsung merubah arah parabola atau mentacking dish. Akan tetapi, periksa terlebih dulu konektornya.
Dseg/switch mati
Selain konektor, sinyal parabola hilang juga bisa disebabkan karena Dseg atau switch yang mati. Adapun Dseg sendiri fungsinya yaitu sebagai konektor pembagi sinyal dari LNB.
Sementara tanda-tanda switch mati jika yang menggunakannya, biasanya intensitas sinyal ada. Akan tetapi, juga kadang-kadang loss atau hilang.
Baca Juga : TP Telkom 4 Terbaru 2020, Dari yang Gratisan sampai Berbayar
Sedangkan untuk solusinya tidaklah sulit. Anda cukup menggantinya dengan yang lain atau baru. Namun, jika sudah Anda ganti tapi sinyal parabola masih saja lost, bisa jadi salah satu LNB ada yang bermasalah.
Tanda lain kerusakan dari switch, bisa juga adanya tarik-menarik sinyal. Contoh kasus, pada satelit Palapa sangat bagus, tapi untuk sinyal Telkom 4 pada parabola hilang, atau sebaliknya.
LNB mati
Setelah dua yang di atas tidak ada masalah, maka langkah selanjutnya adalah memeriksa LNB. Sementara untuk ciri-ciri LNB mati adalah salah satu satelit tidak ada sinyal alias 0 persen.
Apabila ketika LNB mati Anda biarkan saja, maka yang paling parah adalah bisa merusak atau membuat receiver mati total.
Kesalahan Ketika Memprogram
Kesalahan saat Anda memprogram receiver juga bisa menyebabkan sinyal parabola hilang. Meski intensitas tidak 0 persen, namun bagian kualitas sinyalnya yang sangat kecil sekitar 4-5 persen. Sehingga tentunya tidak ada siaran pada televisi.
Frekuensi Telkom 4 atau Palapa Ganti/Berubah
Selain kesalahan saat memprogram, yang membuat sinyal hilang adalah adanya perubahan frekuensinya bahkan ganti satelit.
Saat ini tidak hampir semua channel yang ada di satelit Palapa D pindah ke Telkom 4. Sehingga, yang tadinya pada receiver channel A di satelit Palapa, maka akan hilang atau tidak ada sinyal sedikit pun.
Baca Juga : Frekuensi dan Channel Telkom 4 Terbaru Oktober 2020
Sementara cara mengatasinya adalah dengan memasukkan TP atau frekuensi terbaru dari channel tersebut. Atau, bisa juga dengan melakukan blind scan/pencarian buta untuk mendapatkan siaran televisi yang berganti TP atau satelit.
Receiver Rusak
Penyebab sinyal satelit Palapa atau Telkom 4 pada parabola hilang bisa juga karena receiver mengalami kerusakan. Selain sinyal yang 0 persen, juga dapat ditandai dengan hanya menerima satu polaritas saja, baik itu vertikal atau horisontal saja. (Adi/R5/HR-Online)
Editor : Adi Karyanto