Berita Ciamis (harapanrakyat.com),- Musim hujan rawan bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada.
Kepala BPBD Kabupaten Ciamis, H. Dadang Darmawan, mengatakan, saat ini hampir setiap hari wilayah Ciamis diguyur hujan. Bahkan, dari 27 kecamatan yang ada, tidak sedikit yang menjadi daerah rawan bencana seperti tanah retak, longsor, pohon tumbang, dan banjir.
“Maka dari itu kita harus meningkatkan kewaspadaan dengan intensitas hujan yang terjadi setiap hari. Karena, bencana bisa saja mengancam kita semua. Terutama warga yang berada di daerah rawan tanah longsor dan banjir terjadi,” katanya, Selasa (05/01/2021).
Oleh sebab itu, lanjut Dadang, masyarakat harus terus meningkatkan kewaspadaannya saat hujan turun, meskipun tidak ada yang tahu kapan akan terjadi bencana alam.
Bencana longsor dan rumah ambruk salah satunya terjadi ketika hujan turun. Untuk wilayah Ciamis, hampir semua kecamatan memiliki potensi terjadi bencana alam. Sehingga, pihak pemerintah kecamatan maupun desa harus lebih sering lagi mengimbau kepada warganya, terkait bahaya bencana alam.
Baca Juga : BPBD Kota Banjar Imbau Waspadai Potensi Bencana Alam
“Musim hujan rawan bencana dan yang paling berbahaya adalah warga yang tinggal dengan kondisi tanah tebing, maupun sekitar sungai. Sebab, ketika hujan turun, otomatis volume air meningkat. Bahkan bisa sampai menggerus lapisan tanah yang nantinya terjadi longsor dengan potensi bisa menjadi banjir,” jelasnya.
Dadang menambahkan, adanya retakan tanah, kemudian menjadi longsor seperti yang terjadi di Kecamatan Cipaku, Panawangan, Sukadana, dan Pamarican, itu semua terjadi ketika hujan turun,
Pihaknya pun mengimbau kepada warga yang rumahnya berada pada lokasi bencana, lebih baik menghindar saat hujan turun.
“Kami dari BPBD terus melakukan koordinasi dengan seluruh pemerintah kecamatan dan juga desa. Sehingga bisa terus memberitahukan terkait bahaya bencana alam, terutama ketika turun hujan. Peran serta semua pihak sangat kami perlukan dalam upaya meningkatkan kewaspadaan dan juga penanganan bencana alam,” pungkasnya. (es/R3/HR-Online)
Editor : Eva Latifah