Memulai bisnis travel bisa menjadi usaha yang menguntungkan saat ini. Bahkan meski masih dalam suasana pandemi Covid-19, banyak orang yang melakukan perjalanan. Karena itu bisnis travel selalu menjanjikan.
Tingginya aktivitas wisata masyarakat mendorong munculnya usaha dalam bidang perjalanan. Bahkan keberadaan usaha ini seperti layaknya jamur yang tumbuh pada musim hujan.
Umumnya para pengelola usaha jasa travel tersebut menawarkan berbagai jenis layanan terkait aktivitas wisata. Mulai dari penjualan tiket dan akomodasi hingga paket perjalanan wisata lengkap.
Memulai bisnis travel juga menjanjikan karena cakupan usaha ini yang sangat luas. Bahkan menjangkau semua jenis layanan wisata. Dengan menyediakan jasa travel, Anda memberikan kemudahan terkait perjalanan dan aktivitas wisata yang akan masyarakat lakukan.
Hal Penting Saat Memulai Bisnis Travel
Karena besarnya peluang bisnis travel, tidak ada salahnya jika Anda berkecimpung dalam usaha ini. Meskipun pemain bisnis ini cukup banyak namun persaingan yang ada tetap memberikan celah bagi yang kreatif.
Baca Juga: Memulai Bisnis Petshop, dari Hobi Menjadi Jutawan
Apalagi untuk memulainya tidak terlalu sulit. Yang penting Anda mengetahui hal-hal dasar yang harus Anda lakukan saat memulai bisnis travel. Berikut ini ulasan selengkapnya yang sebaiknya Anda tahu.
Penentuan Jenis Bisnis Travel
Karena cakupan bisnis travel cukup luas, tentu Anda harus memutuskan terlebih dahulu bidang travel yang ingin Anda jalankan. Sebaiknya Anda memilih yang sesuai dengan passion Anda.
Apalagi jika Anda memang senang melakukan traveling, maka akan banyak keuntungan yang bisa Anda dapatkan. Selain itu ini juga agar lebih mudah dan bisa konsisten dalam menjalankan dan mengelolanya.
Penentuan Nama Bisnis
Pemilihan nama yang tepat untuk bisnis travel yang akan Anda jalankan juga penting saat memulai bisnis travel. Meskipun hanya sekedar nama, tapi fungsinya sangat besar karena sebagai branding dari bisnis yang Anda kelola.
Oleh karena itu, pastikan Anda memilih nama bisnis yang tepat. Jangan terburu-buru dalam membuat nama bisnis agar Anda tidak terfikir untuk mengubahnya pada masa mendatang.
Pemetaan Lokasi Wisata
Melakukan pemetaan lokasi wisata yang akan Anda masukkan dalam layanan travel juga sangat penting. Sebab dengan memetakan lokasi, Anda bisa mengetahui apa saja potensi yang ada pada lokasi wisata tersebut.
Dengan begitu, Anda bisa mengetahui potensial atau tidaknya lokasi wisata tersebut untuk menarik pelanggan. Selain itu Anda juga bisa memberikan informasi yang akurat kepada calon konsumen.
Pembuatan Beberapa Paket Menarik
Strategi memulai bisnis travel yang berhasil juga dengan menawarkan beberapa paket wisata yang menarik. Calon konsumen pasti lebih tertarik menggali informasi dari sebuah penyedia jasa travel yang menawarkan banyak paket wisata yang menarik.
Baca Juga: Ingin Memulai Bisnis Pakaian Untuk Pemula Agar Sukses? Simak Ini Dulu!
Selain itu, dengan banyaknya paket wisata, calon konsumen bisa memilih paket yang sesuai dengan kebutuhan. Bahkan mereka juga bisa mengukur besarnya budget yang perlu mereka siapkan.
Pendaftaran Merek Bisnis
Setelah menentukan nama bisnis, selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah mendaftarkan nama bisnis tersebut ke HAKI atau Hak Kekayaan Intelektual. Hal ini penting agar tidak ada yang berani mencomot nama usaha Anda setelah sukses.
Tatkala bisnis travel Anda sudah berkembang dan terkenal, bisa saja ada oknum yang meniru nama bisnis yang sama dengan bisnis Anda untuk mendapatkan pelanggan. Jika hal ini terjadi, tentu bisnis Anda yang akan rugi.
Pembuatan Marketing Plan
Memulai bisnis travel tak akan sukses tanpa marketing plan yang bagus. Maka dari itu buatlah marketing plan sebaik mungkin. Lebih baik lagi jika Anda memiliki tim khusus untuk itu agar usaha Anda cepat berkembang.
Baca Juga: Memulai Bisnis Online? Buat Website dengan Web Hosting Indonesia Terbaik!
Tentukan beberapa jenis marketing plan yang akan Anda jalankan. Dalam hal ini ada 2 fokus utama pada marketing plan yang sebaiknya Anda maksimalkan, yaitu secara offline dan secara online.
Untuk offline marketing mencakup pembuatan baliho, banner, papan iklan, brosur, dan sejenisnya. Adapun online marketing yang perlu Anda lakukan seperti pembuatan website promosi travel, Google Ads, Instagram Ads, Facebook Ads, dan lain sebagainya.
Selain hal mendasar yang penting dalam memulai bisnis travel, tentu masih banyak lagi yang perlu Anda lakukan untuk mendukung perkembangan bisnis Anda. Seperti membangun jaringan, pengembangan bisnis secara online, dan sebagainya. (R11/HR Online)