Kelainan pada mata bisa terjadi pada siapa saja. Kelainan tidak memandang usia. Meski begitu, dengan penanganan dokter, gangguan mata dapat terobati. Mata merupakan panca indera yang sangat penting. Anda harus mewaspadai sejak dini tanda-tanda yang terjadi pada mata anda.
Gangguan mata perlu perhatian. Jika sudah mengalami fase yang parah, maka akan susah untuk menyembuhkannya. Penanganan yang terlambat dapat mengakibatkan kebutaan permanen.
Sebagian besar orang yang mengalami masalah mata yang ringan, akan pulih dengan sendirinya tanpa bantuan dokter. Namun harus dengan penanganan yang tepat. Perawatannya pun harus lebih intens.
Utamanya kesehatan mata harus tetap terjaga agar tidak terluka maupun terkena goresan. Jangan sampai mengganggu atau menghambat aktivitas anda.
Kelainan pada Mata
Mata merupakan organ vital yang sangat penting. Kelainan pada mata yang sering terjadi pada seseorang biasanya dengan tanda-tanda yang berarti. Namun bagi seseorang yang mengalami gangguan mata berat, lebih dapat merasakan gejala awal.
Baca Juga : Aplikasi Tes Mata Minus, Langkah Sederhana Deteksi Kesehatan Mata
Berbagai Macam Gangguan Mata
Ada beragam kelainan pada mata yang harus anda ketahui serta cara penanganannya agar mata anda tetap membaik.
Mata Merah atau Konjungtivitas
Mata mengalami kemerahan karena peradangan. Penyebabnya adalah bakteri, virus, atau jamur. Penyebab itulah yang membuat jaringan bening yang melapisi mata iritasi.
Penanganan pada mata yang seperti ini anda bisa mengompresnya dengan air hangat, lalu membersihkan kotoran atau debu yang menempel.
Hindarilah mengucek mata atau menyentuh mata. Sebaiknya anda sering-sering mencuci tangan anda sebelum menyentuh mata anda.
Refraktif
Kelainan pada mata ini adalah penderita mengalami masalah dikarenakan perubahan bola mata atau lensa mata yang menua. Hal ini menyebabkan penglihatan anda tidak fokus.
Ada beberapa gangguan mata refraktif yaitu :
1. Miopi (Rabun Jauh)
Mata tidak mampu melihat benda jarak jauh dengan jelas. Biasanya penanganan rabun jauh ini dengan kacamata minus atau lensa cekung.
2. Hipermetropi (Rabun Dekat)
Mata tidak dapat melihat benda yang jaraknya dekat. Penanganan pada penderita ini dengan kacamata plus atau lensa cembung.
3. Presbiopi (Mata Tua)
Mata tidak dapat melihat benda dekat dan jauh. Penanganan penderita ini dengan kacamata berlensa ganda.
4. Rabun Senja
Mata tidak dapat melihat di senja hari karena kekurangan vitamin A.
5. Mata Silinder
Kondisi mata mengalami perubahan kornea mata.
Baca Juga : Mengucek Mata Tidak Baik untuk Kesehatan, Ini Bahayanya
Buta Warna
Kelainan pada Mata penderita yang buta warna tidak dapat membedakan warna yang ada di depannya. Penderita hanya bisa melihat warna hitam dan putih saja.
Katarak
Biasanya penderita katarak merasakan kerusakan saraf optik. Mata si penderita tertutup lapisan putih sehingga penderita tidak dapat melihat. Penanganan katarak ini adalah dengan pengangkatan lensa yang buram dan menggantinya dengan yang buatan.
Glukoma
Merupakan gangguan pada mata yang dapat merusak saraf optik dan mengakibatkan kebutaan pada si penderita. Pemicunya adalah meningkatnya cairan di dalam mata.
Glaukoma ada 2 macam. Glaukoma sudut terbuka, berlangsung dalam waktu lama dan tidak disadari penderita. Lalu glaukoma sudut tertutup, biasanya mendadak dan disertai rasa sakit. Umumnya glaukoma ini tidak dapat disembuhkan karena bersifat permanen.
Ablasi Retina
Kelainan pada mata yang terjadi karena retina terlepas dari struktur mata. Hal ini terjadi karena penumpukan cairan di belakang retina. Biasanya menimbulkan rasa sakit dan terasa ada kilatan cahaya dan penglihatan seolah-olah tertutup. Hal ini penanganannya harus dengan operasi.
Baca Juga : Manfaat Buah Pepaya untuk Kesehatan Jantung, Kulit dan Anti Kanker
Kebutaan
Kelainan mata dimana mata mengalami kebutaan dan tidak dapat melihat sama sekali. Biasanya bawaan dari lahir.
Bufthalmus
Merupakan penyakit mata dimana tekanan bola mata yang meninggi sejak lahir sehingga ukurannya pun sangat besar dan mengganggu kornea mata.
Penderita takut melihat cahaya, kornea membengkak, dan warna kornea keruh. Penanganan penyakit ini adalah dengan operasi sayatan agar perkembangan mata tidak sampai terganggu.
Blefaritis
Peradangan kelopak mata karena produksi minyak yang berlebihan. Sehingga memicu bakteri dan menyebabkan mata merah, panas, nyeri, gatal, dan luka.
Kelainan pada mata yang harus anda waspadai sejak dini agar anda tidak mengalami hal-hal yang tidak anda inginkan. Menjaga Kesehatan mata dan merawatnya dengan baik adalah cara pencegahan gangguan mata. (R11/HR-Online)
Editor : Eva Latifah