Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Koordinator Wilayah (Korwil) UPTD Pendidikan Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, menunda proses kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka.
Padahal, pembelajaran tatap muka di wilayah Kecamatan Langkaplancar, menurut kalender pendidikan rencananya akan dimulai pada tanggal 11 Januari 2021.
“Namun, mengingat adanya kasus penambahan Covid-19, sehingga proses KBM terpaksa kami tunda menjadi tanggal 17 Januari 2021,” ungkap Korwil UPTD Pendidikan Langkaplancar, Nana Suryana Adiatna, Jumat (8/1/2021).
Menurut Nana, penundaan proses KBM tersebut berdasarkan hasil rapat bersama Satgas Penanggulangan Covid 19 Kecamatan Langkaplancar.
Baca Juga : Orang Tua Siswa di Pangandaran Berharap KBM Tatap Muka Dimulai
Sementara untuk sekolah yang lingkungannya terdapat warga terkonfirmasi Covid-19, kata Nana, penundaannya lebih lama, yaitu sampai tanggal 24 Januari 2021.
Sejauh ini, ada 12 sekolah yang di lingkungannya terdapat warga yang terpapar virus Corona. Antara lain, SDN 1 Jayasari, SDN 2 Jayasari, SDN 4 Bojongkondang, SDN 4 Bangunjaya, SDN 1 Jadimulya, dan SDN 2 Jadimulya.
“Kemudian, SDN 1 Jadikarya, SMPN 1 Langkaplancar, SMPN 4 Langkaplancar, MIS Cimanjeti, MTs Jayasari dan MIS Bangunjaya,” katanya.
Lebih lanjut Nana menambahkan, proses KBM tatap muka akan kembali aktif, jika perkembangan kasus Covid-19 sudah tidak ada penambahan.
Sementara dengan adanya penambahan kasus Covid-19, pihaknya mengimbau kepada orang tua wali murid untuk lebih waspada dan tetap awasi anak-anaknya.
“Selalu gunakan protokol kesehatan sesuai dengan apa yang telah pemerintah anjurkan,” pungkasnya. (Enceng/R5/HR-Online)
Editor : Adi Karyanto