Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Di masa pandemi Covid-19, kegiatan akademik Universitas Galuh (Unigal) Ciamis diselenggarakan secara Daring. Hal tersebut, sebagai upaya meminimalisir terjadinya penyebaran Covid-19.
Rektor Unigal Ciamis, Dr. H. Yat Rospia Brata, mengatakan, kegiatan kuliah dan akademik lainnya di Universitas Galuh saat ini dilakukan secara daring atau online.
“Kenapa daring, kita tidak ingin ambil risiko karena saat ini di Universitas Galuh Ciamis belum ada laporan bahwa ada mahasiswa yang terpapar Virus Covid-19,” katanya, Jumat (25/12/2020).
Yat menuturkan, menghadapi tahun 2021 meskipun sudah ada keputusan dari Kemendikbud tentang kuliah bisa secara tatap muka, namun pihaknya masih menunggu keputusan dari kepala daerah, yakni Bupati Ciamis.
“Untuk Januari 2021, kami tidak akan gegabah untuk membuka kegiatan kuliah secara tatap muka. Karena, Universitas itu beda dengan SD atau SMP. Kami itu punya mahasiswa dari berbagai daerah, apalagi kalau kasus Covid-19 di Ciamis belum menurun, kami tidak ingin ada klaster Unigal,” tuturnya.
Baca juga: Warga Tambaksari Ciamis Imbau Nikmati Liburan Nataru di Rumah Saja
Tunggu Intruksi Pemkab Ciamis
Namun demikian, lanjut dia, jika nanti kepala daerah atau pemerintah mengintruksikan agar kuliah tatap muka karena kondisi Covid-19 sudah menurun. Maka, Universitas Galuh akan melakukan Hybrid atau sebagai kuliah secara luring dan sebagian lagi daring.
“Mahasiswa kami itu dari mana-mana, jadi jika mereka disatukan dalam artian kuliah tatap muka, kita tidak tau apakah mereka mahasiswa yang dari luar daerah itu membawa virus atau tidak. Yang jelas kita tidak gegabah dalam hal ini, kita bagi jadwal biar kuliah bisa efektif,” ucapnya.
Yat mengimbau kepada seluruh mahasiswa meskipun saat ini belajar secara daring namun tetap harus patuh dan berpedoman protokol kesehatan Covid-19 dengan cara 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan serta menjaga jarak dengan orang ketika berinteraksi.
“Saya harap, Covid-19 ini segera berlalu. Kemudian kepada mahasiswa agar bisa mengikuti kegiatan akademik dengan serius meskipun secara daring,” pungkasnya. (DSW/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)