Perbedaan gigi susu dan gigi permanen terlihat sangat jelas. Gigi akan mengalami perubahan dari gigi bayi menjadi gigi permanen. Tiap anak pasti akan mengalami periode ini.
Gigi susu satu per satu akan copot dan berganti ke gigi tetap. Biasanya proses ini akan banyak drama dari sang anak. Sebab gigi susu akan mengalami yang namanya goyang-goyang.
Nah, goyangnya gigi ini akan mengakibatkan sang anak merasa ketakutan. Sehingga saat gigi susu akan lepas kebanyakan dari anak-anak menangis karena mengira terasa sangat sakit. Para orang tua biasanya akan membawa anak ke dokter gigi untuk mencabut gigi susu tersebut.
Perbedaan Gigi Susu dan Gigi Permanen
Pada masa pertumbuhan, seseorang memiliki dua jenis gigi yang berbeda, yaitu gigi bayi dan permanen. Gigi susu hanya muncul pada saat usia anak-anak. Setelah itu, akan berganti menjadi gigi permanen.
Gigi susu yang memiliki nama lain yakni gigi bayi ini membawa peran penting. Namun, ada perbedaan antara kedua jenis gigi ini. Berikut adalah perbedaannya:
Jumlah yang Berbeda
Total gigi susu yang sesungguhnya ada 20 buah. Gigi susu ini akan lengkap saat anak berusia 2,5 tahun. Sedangkan jumlah gigi permanen ada 32 buah.
Gigi permanen memiliki kerapatan yang lebih daripada gigi bayi. Hal ini karena jumlahnya lebih banyak 12 buah. Jumlah gigi permanen yang banyak ini akan membantu dalam proses mengunyah makanan.
Baca Juga: Perbedaan Kelenjar Tiroid dan Paratiroid pada Manusia
Memiliki Kekokohan yang Berbeda
Perbedaan gigi susu dan gigi permanen berikutnya adalah pada kekokohannya Pasalnya, gigi permanen memiliki enamel uang membuat gigi lebih tebal daripada gigi susu. Enamel merupakan suatu permukaan terluar pada gigi anak yang keras dan berfungsi melindungi kerusakan.
Gigi susu memiliki enamel yang cenderung tipis. Hal ini akan menyebabkan gigi mudah karies dan menyebar pada gigi permanen. Tak heran jika kebanyakan dari anak-anak memiliki gigi yang berwarna coklat.
Memiliki Warna Berbeda
Masih dari pengaruh adanya enamel pada gigi. Karena gigi susu memiliki enamel yang tipis, maka warnanya jauh lebih putih. Hal ini berbeda gigi permanen dengan enamel yang tebal memiliki warna gigi yang sudah tidak begitu putih.
Ukuran Berbeda
Perbedaan gigi susu dan gigi permanen juga bisa terlihat dari ukurannya. Gigi susu memiliki ukuran yang lebih kecil. Pasalnya, gigi tersebut masih dimiliki oleh anak-anak.
Berbeda dengan gigi permanen yang memiliki ukuran gigi lebih besar. Desain gigi permanen ini sudah paten seumur hidup dengan ukuran yang besar. Jika gigi permanen tumbuh dengan letak yang tidak beraturan, maka akan berdampak hingga dewasa.
Biasanya orang-orang insecure dengan keadaan gigi yang kurang rapi. Solusinya bisa dengan memasang kawat gigi. Tetapi perhatikan kualitas dari kawat gigi ini agar tidak berbahaya bagi kesehatan gusi dan gigi.
Baca Juga: Perbedaan Saraf Sensorik dan Motorik Sebagai Pengontrol Respon Tubuh
Bentuk yang Berbeda
Perbedaan gigi susu dan gigi permanen berikutnya adalah dari segi bentuknya. Gigi seri permanen atau gigi anak memiliki bentuk yang agak bergerigi. Bentuk yang seperti ini memiliki sebutan mamelon.
Secara perlahan mamelon akan menghilang seiring jalannya waktu. Sedangkan gigi susu tidak memiliki mamelon walaupun masih baru tumbuh.
Memiliki Akar yang Berbeda
Gigi susu merupakan gigi yang tumbuh pada masa anak-anak. Sehingga gigi ini lebih pendek dan tipis. Mengingat ini adalah gigi sementara dan akan berganti ke gigi permanen. Lalu masih terus berkembang hingga sempurna.
Sedangkan gigi permanen memiliki akar yang lebih panjang dan tebal. Perbedaan gigi bayi dan gigi permanen ini bertujuan agar gigi permanen bisa berkembang di bawah gigi bayi. Pasalnya, gigi permanen akan muncul dan menggeser posisi dari gigi susu yang mengakibatkan goyang.
Saat gigi susu goyang sebisa mungkin untuk segera mencopotnya. Jika tidak, akan bertumpuk antara gigi bayi dan gigi permanen.
Biasanya gigi yang bertumpuk ini akan terlihat tidak rapi. Anak-anak muda pasti akan memasang kawat gigi untuk merapikannya. Tetapi butuh waktu lama untuk membentuk gigi yang rapi dan biayanya tidak murah.
Inilah perbedaan gigi susu dan gigi permanen pada manusia. Jaga kesehatan gigi agar tidak timbul penyakit. (R10/HR Online)