Jenis jaringan pada hewan memiliki kriteria khusus dalam menjalankan fungsinya. Hampir sama seperti manusia, jaringan pada hewan juga berfungsi untuk mengendalikan rangsang, menggerakan tubuh.
Kemudian, untuk menunjang dan mengikat otot, serta berperan dalam absorbsi dan sekresi. Apa saja pengertian dan perbedaan jaringan hewan, jenis serta fungsinya dengan jaringan manusia? Berikut ini ulasan yang HR Online rangkum dari berbagai sumber.
Jenis Jaringan pada Hewan Berikut Fungsinya
Jaringan Epitel
Jenis jaringan ini merupakan pelapis bagian permukaan tubuh hewan yang multiseluler atau bersel banyak. Jaringan tersebut melapisi bagian permukaan dalam dan luar.
Selain itu, jaringan epitel dibentuk oleh beberapa lapisan sel yang rapat dan terkemas rapi. Sel-sel epitel terikat erat dengan bahan diantara sel yang sangat sedikit.
Baca Juga: Jenis Jaringan Tubuh Manusia dan Fungsi Umumnya
Contoh dari jaringan epitel pada hewan yakni terdapat pada kerongkongan, paru-paru, mulut, lambung, dan usus yang berhubungan dengan permukaan luar.
Sedangkan, contoh jaringan yang terdapat pada permukaan dalam yaitu rongga-rongga tubuh, dan pembuluh-pembuluh darah.
Jaringan Otot
Jenis jaringan pada hewan yang selanjutnya yaitu jaringan otot yang memiliki tiga jenis, yakni otot lurik, jantung, dan otot polos. Otot lurik berfungsi untuk pergerakan dan menempel pada rangka tubuh.
Disebut lurik karena memiliki pigmen mioglobin dengan daerah berwarna gelap dan terang berselang-seling. Otot ini mendominasi tubuh hewan vertebrata, dan termasuk otot yang bekerja di bawah kesadaran. Jika bergerak dalam waktu cepat, maka otot lurik ini akan cepat lelah.
Kemudian, otot jantung yang mirip otot lurik dan terletak pada lapisan tengah dinding jantung. Meskipun mirip, namun kontraksi otot jantung mempunyai refleks serta respon yang lambat. Otot ini berguna untuk membantu jantung memompa darah ke luar jantung.
Baca Juga: Jenis Jaringan Epitel dan Fungsi Pentingnya dalam Tubuh Manusia
Sedangkan, otot polos pada hewan berkontraksi di bawah sadar atau di bawah pengaruh saraf otonom. Walaupun dirangsang, otot ini bereaksi lambat.
Otot polos tersebar pada dinding pembuluh darah, saluran pencernaan, dan saluran pernapasan. Otot ini berupa serabut-serabut yang homogen. Karena itulah disebut polos.
Jaringan Ikat
Selanjutnya, jaringan ikat dan jenis jaringan pada hewan ini berasal dari komponen interseluler dan serabut berserat-serat. Matriks juga membuat jaringan bisa melekat pada bagian tubuh manusia, dan menghubungkan jaringan satu sama lainnya.
Yang termasuk jaringan ikat adalah elastin, kolagen, dan retikuler. Sedangkan beberapa fungsi jaringan ikat pada hewan adalah untuk membentuk organ tubuh dalam dan melindunginya.
Jaringan ikat juga berfungsi menyokong seluruh jaringan dalam tubuh, menghubungkan tulang dengan otot atau antar tulang. Menjaga suhu tubuh dan sebagai cadangan makanan (jaringan lemak).
Baca Juga: Hewan Vertebrata dan Avertebrata, Klasifikasi dan Contohnya
Kemudian, menjaga kelenturan tubuh melalui serabut kolagen pada tulang rawan. Sebagai alat gerak, tempat menempelnya organ, serta penyokong tubuh (jaringan tulang).
Fungsi jaringan ikat juga untuk mengangkut nutrisi dan oksigen dari dan ke jantung, melawan benda asing yang masuk, mencegah infeksi, dan membekukan darah (jaringan darah).
Jaringan Saraf
Jaringan saraf menjadi salah satu jenis jaringan pada hewan, dan terdiri dari dua jenis, yakni neuro dan sel pendukung. Neuron terdiri dari badan sel dan serabut sebagai penghubung sesama neuron.
Sedangkan, fungsi jaringan saraf pada hewan adalah untuk menerima dan menyampaikan impuls pada otak, serta mengatur semua organ dalam tubuh supaya bekerja dengan selaras.
Baca juga: Metamorfosis Tidak Sempurna, Pengertian, Fase, Ciri hingga Contohnya
Itulah sekilas pengertian mengenai jenis jaringan hewan dan jenisnya. Memang tidak berbeda jauh dari jaringan manusia dalam bentuk dan fungsinya.
Namun, satu hal yang pasti bahwa, jaringan-jaringan tersebut mempunyai tugas dan fungsi penting dalam tubuh untuk kelangsungan hidup hewan. (Eva/R3/HR-Online)