Rabu, Maret 12, 2025
BerandaBerita JabarGubernur Jabar Arahkan DIPA dan Dana TKDD untuk Tangani Covid-19

Gubernur Jabar Arahkan DIPA dan Dana TKDD untuk Tangani Covid-19

Berita Jabar (Harapanrakyat.com),- Gubernur Jabar Ridwan Kamil arahkan DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) dan dana TKDD (Transfer ke Daerah dan Dana Desa) tahun 2021 untuk memaksimalkan dalam penanganan Covid-19, serta pemulihan ekonomi.

“Kita fokuskan anggaran untuk memaksimalkan penanganan Covid-19. Semoga pandemi ini bisa segera terkendali,” ujar Ridwan Kamil saat penyerahan DIPA dan TKDD serta penyerahan piagam penghargaan WTP, Plaza Gedung Sate, Bandung,” Kamis (3/12/2020).

Dalam penanganan Covid-19 ini, Ridwan Kamil mengingatkan kepala daerah untuk perhatikan bantuan sosial bagi warga yang terdampak. Terutama masyarakat yang tingkat ekonominya terkendala. Pemberian bansos ini karena adanya kebijakan pengetatan kesehatan suatu daerah.

Penyerahan DIPA dan Dana TKDD ini sebagai awal rangkaian proses pelaksanaan APBN tahun 2021. Untuk Provinsi Jabar sendiri alokasi DIPA Satker (satuan kerja) kementerian/lembaga sebesar Rp 51 triliun. Kegiatannya tersebar di 27 kota /kabupaten.

Satker Kota Bandung Rp 21,6 triliun, Kabupaten Bogor Rp 2,8 triliun, Kota Bogor RP 2,3 triliun, Sumedang Rp 1,5 triliun, Subang Rp 1,4 triliun. Sedangkan untuk satker lingkup Pemerintah Provinsi Jabar sebesar Rp6,6 triliun. Antara lain kegiatan infrastruktur jalan Rp3,4 triliun, SDA sebesar Rp 617,4 miliar. Untuk sektor pendidikan Rp 390,3 miliar, pemulihan ekonomi sebesar Rp 386,9 miliar, kesehatan Rp76,1 miliar, perumahan Rp19,5 miliar, sosial Rp17,7 miliar, dan lainnya Rp1,7 triliun.

Sedangkan Dana TKDD adalah Rp68,7 triliun. Rincian, dana transfer Pemprov Jabar sebesar Rp 16,4 triliun dan dana transfer ke daerah kabupaten/kota sebesar Rp 52 triliun. Salah satunya meliputi Dana Desa Rp 5,6 triliun untuk 5.312 desa di Jabar.

Ridwan Kamil menuturkan terkait pemulihan ekonomi, pihaknya akan memanfaatkan TKDD dalam mendorong ketahanan pangan, pariwisata dan digitalisasi desa.

“Kita mencoba membantu desa, optimalisasi dalam jual beli untuk sektor UMKM. Juga memanfaatkan potensi pariwisata lokal dalam memulihkan ekonomi. Ketahanan pangan merupakan sektor penting dan akan menjadi unggulan Jabar pascapandemi Covid-19,” tegasnya. (Dang/R9/HR-Online)

Editor: Dadang

Wendi Cagur Masuk Rumah Sakit, Sakit Apa

Wendi Cagur Masuk Rumah Sakit, Sakit Apa?

Kabar Wendi Cagur masuk rumah sakit berhasil menjadi sorotan publik. Pasalnya, komedian tersebut tiba-tiba dilarikan ke rumah sakit saat sedang berada di lokasi syuting....
hujan es dan angin kencang

Hujan Es dan Angin Kencang Terjang Tasikmalaya, Terekam Video Amatir Warga

harapanrakyat.com,- Hujan es dan angin kencang melanda Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Kencangnya angin tersebut pun merusak rumah hingga menumbangkan pohon, Selasa (11/3/25). Video amatir warga...
Masjid Tertua di Indonesia

5 Masjid Tertua di Indonesia Berdiri Kokoh hingga Sekarang

Sedikitnya ada 5 masjid tertua di Indonesia yang masih berdiri kokoh hingga sekarang. Keberadaan masjid di Indonesia memang memiliki peran sangat penting dalam penyebaran...
Raisa Andriana

Sesi Pemotretan Raisa Andriana, Kecantikannya Bikin Kamera Fotografer Terjatuh

Penyanyi cantik dengan suara merdunya yang khas, Raisa Andriana baru saja melakukan sesi pemotretan dadakan. Istri Hamish Daud itu terlihat sangat cantik dan elegan...
Nunung Curhat Kehidupannya

Nunung Curhat Kehidupannya Saat Ini, Hanya Punya Uang Rp 100 Ribu di Rekening

Nunung curhat kehidupannya saat ini ketika diwawancara di kanal YouTube Deddy Corbuzier. Kehidupan komedian yang populer melalui grup komedi Srimulat itu kini tengah menghadapi...
Kim Soo Hyun

Aktor Korea Selatan Kim Soo Hyun Dituntut Tanggung Jawab atas Kematian Kim Sae Ron

Skandal terbaru kembali muncul menyeret nama aktor Korea Selatan Kim Soo Hyun. Usai meninggalnya artis Kim Sae Ron, bibi dari aktris tersebut tiba-tiba muncul...