Fungsi masjid pada zaman Rasulullah tak hanya jadi tempat ibadah saja. Pada zaman Rasulullah, masjid memiliki banyak fungsi yang penting untuk Anda ketahui. Untuk mengetahui apa saja fungsi masjid yang tertuang jelas dalam sejarah Islam tersebut, Anda bisa cermati pembahasan di bawah ini.
Fungsi Masjid pada Zaman Rasulullah SAW
Setiap umat muslim pastinya sudah tidak asing lagi dengan masjid. Bangunan ini jadi tempat ibadah umat muslim.
Berbagai kegiatan keagamaan atau ibadah pun umat muslim lakukan di tempat ini. Mulai dari pengajian, sholat berjamaah, i’tikaf, dzikir, dan masih banyak lagi.
Baca Juga: Sebab-sebab Rasulullah Hijrah dari Mekah ke Madinah
Namun tahukah Anda bahwa pada zaman Rasulullah SAW dulu, masjid tidak hanya memiliki fungsi itu saja, namun beragam. Berikut beberapa diantaranya.
Tempat Silaturahmi
Salah satu peran masjid di era Nabi Muhammad SAW yaitu jadi tempat silaturahmi. Umat muslim bisa menjalin silaturahmi dengan baik di tempat yang satu ini.
Sarana Diskusi
Bukan hanya sebagai sarana silaturahmi, tempat ini juga jadi wadah diskusi. Materi yang umat muslim bicarakan juga beragam, seperti halnya strategi dakwah, perang, kemajuan perekonomian, sampai dengan pengembangan kesejahteraan umat.
Pusat Peradilan
Memegang peran sebagai pusat peradilan, dahulu umat memanfaatkan tempat ini ketika ingin menyelesaikan masalah dalam aspek hukum.
Pusat Pendidikan
Di masa Nabi Muhammad SAW, masjid ini juga memiliki kegunaan sebagai sarana pendidikan. Umat bisa mendapatkan pendidikan yang layak dan memadai di tempat ini.
Sebagai pusat pendidikan, Anda bisa menemukan kegiatan belajar dan mengajar seperti biasanya. Pengajaran yang berlangsung di tempat ini juga berjalan efektif.
Di zaman dulu, Nabi Muhammad SAW mendidik umat muslim yang berasal dari segala umur maupun jenis kelamin. Baik laki-laki maupun perempuan dengan usia remaja, orang dewasa, hingga anak-anak bisa belajar bersama.
Pembelajarannya juga beragam seperti hadits, Al-Qur’an, fikih, sastra Arab, bahasa Arab, dasar-dasar agama, dan lainnya. Tentu materinya akan disesuaikan agar mudah menerimanya.
Pusat Pemberdayaan Ekonomi
Pada zaman Rasulullah SAW, masjid ini juga membawa fungsi penting sebagai pusat pemberdayaan ekonomi. Lebih tepatnya perekonomian umat. Pemberdayaan perekonomian tersebut bisa berlangsung lewat baitul mal.
Baca Juga: Sejarah Haji Wada, Perpisahan Rasulullah SAW dengan Umat Islam
Bisa kita tarik kesimpulan bahwa masjid mengemban kegunaan sebagai tempat keagamaan sekaligus pertemuan umat. Umat muslim jadi bisa berdiskusi ataupun bermasyarakat dengan baik.
Alasan Umat Memilih Masjid
Pada dasarnya, ada banyak alasan kenapa umat muslim memilih masjid sebagai tempat pertemuan, ibadah, maupun bermasyarakat. Adapun salah satu alasannya karena bangunan ini terbukti aman sebagai tempat berkumpul umat Islam.
Nabi Muhammad SAW memang tak hanya menciptakan peranan tempat ini sebagai ritual keagamaan saja, namun juga fungsi sosial. Tempat ini terjamin keamanannya sekaligus jadi rumah pertama untuk umat Islam.
Selain itu, umat muslim juga memilihnya karena bangunannya luas dan multifungsi. Pembuatannya memang sengaja luas agar berperan secara optimal dalam mendukung kegiatan mu’amalah.
Lambang Perluasan Agama dan Pengembangan Ekonomi
Selain fungsi masjid pada zaman Rasulullah SAW, tak kalah penting untuk Anda ketahui pula bahwa tempat ini juga melambangkan perluasan agama Islam. Dengan adanya masjid, menandakan bahwa tingkat kesadaran masyarakat dalam memegang teguh ajaran di dalam ilmu agama Islam terbilang tinggi.
Lebih dari itu, adanya tempat ini juga jadi pertanda berkembangnya perekonomian. Tak heran apabila bangunan ini bisa dengan mudah Anda temukan di tengah-tengah kegiatan sosial.
Dalam artian, tempat ini bisa jadi sarana untuk membangun ekonomi sekaligus mensejahterakan masyarakat. Masyarakat madani pun bisa terwujud dengan baik berkat peran tempat ini.
Sejarah Singkat Masjid
Masjid awalnya hanya berupa tempat sholat sederhana. Alih-alih berupa bangunan, tempat ini justru berwujud ruang terbuka.
Baca Juga: Dakwah Nabi Muhammad SAW Periode Mekah Melalui 2 Cara
Kemudian di tahap pertama arsitektur Islam, tempat ini mengalami perkembangan. Tak hanya ruang terbuka, tempat ini juga mempunyai ruang tertutup.
Lalu ada tembok yang mengelilinginya. Ada juga menara yang jadi tempat berkumandangnya lantunan adzan.
Tak bisa kita pungkiri bahwa fungsi masjid pada zaman Rasulullah SAW memang beragam. Hal itu semakin membuktikan bahwa tempat ini menjadi bangunan penting bagi umat muslim mulai dari sejak dulu sampai dengan sekarang. (R10/HR-Online)