Dakwah Nabi Muhammad SAW mengajak semua umat meninggalkan kejahiliyahan. Tujuan dakwah yang dilakukan Nabi Muhammad SAW membuat umat percaya akan kebenaran adanya Allah SWT. Hingga akhirnya dakwah membawa Islam menuju peradaban Islam lebih cerah.
Nabi Muhammad menjadi nabi yang mendapat utusan dari Allah untuk menyempurnakan agama dan akhlak umat. Rasulullah telah memantapkan hatinya untuk berdakwah hingga akhir hayat.
Namun, selama melakukan dakwah bagi Rasul bukan hal mudah seperti yang Anda bayangkan. Terdapat banyak rintangan yang perlu Rasul lalui hingga menuju kemenangan. Dalam agama Islam memang ada Nabi yang bertugas untuk menuntun umat pada jalan yang benar.
Baca Juga: Membaca Shalawat Nabi, Berikut Keutaman dan Manfaatnya
Sejarah Dakwah Nabi Muhammad SAW
Nabi Muhammad SAW menjadi seorang Rasul Allah ketika usianya masih menginjak 40 tahun. Saat itu juga bertepatan dengan wahyu pertama yang turun kepada Nabi Muhammad SAW yakni lewat malaikat Jibril di Gua Hira.
Setelah mendapatkan wahyu, Rasulullah merasa ragu serta mengalami pergulatan batin yang hebat. Selanjutnya Rasulullah bertemu Waraqah dalam perjalanan saat menuju Ka’bah.
Waraqah yang telah mendengarkan ceritanya serupa dari Siti Khadijah, lalu meyakinkan Rasulullah. Nabi Muhammad merupakan nabi utusan Allah yang akan menyempurnakan agama dan akhlak umat.
Perjalanan dakwah Rasulullah sebenarnya tidak berjalan lancar. Banyak rintangan dan cobaan yang perlu Rasulullah lalui selama berdakwah. Bahkan tak jarang juga mendapatkan penolakan berupa hinaan dan celaan dari Kafir Quraisy.
Selama perjalanan dakwah, Rasulullah berangsur-angsur menerima wahyu berupa ayat Al-Qur’an. Bahkan selama dakwah Nabi Muhammad SAW sudah menerima wahyu Allah mencapai 4726 ayat.
Terdiri dari 89 surah serta yang turun pertama kali yakni surah Al-Muddatsir ayat 1-7 yang turun usai wahyu pertama. Kegigihan dan ketaqwaan Rasulullah berhasil dan berujung dengan kemenangan.
Baca Juga: Zakat pada Zaman Rasulullah SAW, Ini Sejarah Pengelolaannya
Namun, Rasul terus berdakwah hingga wafat. Ajaran yang Rasul berikan memang penuh halangan, bahkan tidak bisa semua bersedia menerimanya dengan mudah.
Namun semua hal yang Rasulullah lalui dengan sabar dan tawakal. Rasulullah terus melakukan dakwah selama 23 tahun hingga akhir hayatnya.
Sejak 23 tahun masa kerasulannya, 13 tahun telah Rasulullah habiskan dengan berdakwah pada kota kelahirannya, Mekah. Sementar 10 tahun sisanya dengan berdakwah pada Kota Madinah.
Dakwah Secara Sembunyi-Sembunyi
Pada tiga tahun awal masa dakwah Rasulullah di Mekah, melakukannya dengan cara sembunyi-sembunyi. Nabi Muhammad SAW melakukan dakwah untuk beberapa orang terdekatnya yang bisa merahasiakan pesan yang dibawanya.
Adapun tujuan dari penyampaian dakwahnya di Kota Makkah yakni untuk mengajarkan umat untuk meninggalkan kejahiliyahan. Sehingga akan mengakui keberadaan agama Islam, mulai dari beberapa jenisnya. Mulai dari agama, moral, serta hukum, sehingga memberikan pilihan tepat bagi siapa saja yang tidak bertaat.
Penyampaian dakwah Rasulullah juga mengamalkan, hingga bisa umat muslim kerjakan dalam kehidupan sehari-hari. Jika ingin bisa tercapai tujuan tersebut, perlu melakukan metode dakwah dengan sembunyi lalu terang-terangan.
Tujuannya untuk menyampaikan terhadap semua masyarakat Islam. Dakwah secara sembunyi sembunyi tersebut dalam menyebarkan agama Islam. Baik untuk kerabat, sahabat, dan orang sekitar dari Rasulullah.
Baca Juga: Sahabat Nabi yang Masih Hidup dan Bisa Kita Jumpai Langsung
Dakwah Nabi Muhammad SAW Secara Terang-Terangan
Bukan hanya menjalankan dakwahnya secara sembunyi-sembunyi, namun Rasulullah juga melakukannya secara terang-terangan. Dakwah ini yang mulai sejak tahun ke-4 kenabian setelah turunnya wahyu untuk bisa melakukannya.
Dengan melakukan cara dakwah ini, maka bermunculan berbagai pertentangan. Langkah pertama yang Rasul lakukan yakni dengan mengumpulkan kaum kerabat Bani Hasyim selama jamuan makan.
Saat itu juga sudah mulai mengajarkan agama. Selanjutnya Rasulullah akan mulai mengajak para penduduk Mekah untuk berkumpul pada Bukit Shafa. Rasulullah menyampaikan dakwahnya untuk penduduk Mekah.
Bahkan Rasulullah tidak langsung berhasil untuk mengajak penduduk masuk Islam. Namun, ada pula juga yang melakukan penolakan serta menentang. Namun, dengan terus melakukan kegigihan dan ketaqwaan Rasul, ajaran Islam semakin berkembang.
Sehingga dakwah Rasulullah terus mengalami perkembangan dari waktu ke waktu. Semua Rasul lakukan atas perintah Allah SWT melalui wahyu yang turun dengan berangsur-angsur.
Dakwah Nabi Muhammad SAW hingga akhir hayatnya. Rasulullah wafat pada hari Senin, 12 Rabiul Awal tahun 11 Hijriyah pada usianya mencapai ke-63 tahun. Semua perjuangan telah membawa Islam dari zaman jahiliyah dan menuju peradaban Islam lebih cerah. (R10/HR-Online)