Minggu, April 6, 2025
BerandaBerita CiamisCalon Kades di Ciamis Langgar Prokes, Siap-siap Diskualifikasi

Calon Kades di Ciamis Langgar Prokes, Siap-siap Diskualifikasi

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Para calon kepala desa (kades) yang ikut dalam pemilihan kades serentak nanti, jangan sampai melanggar protokoler kesehatan (prokes).

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Dian Budiyana, kepada HR Online, Selasa (8/12/2020).

“Mudah-mudahan semua calon kades tidak ada yang melanggar protokol kesehatan. Sehingga tidak ada yang terkena sanksi diskualifikasi,” ucapnya.

Lebih lanjut Dian mengatakan, bahwa sanksi diskualifikasi jika calon kepala desa tersebut melanggarnya, mengacu pada Permendagri Nomor 72/2020. Adapun Permendagri tersebut tentang perubahan kedua atas Permendagri Nomor 112/2014 tentang pemilihan kepala desa. 

Bahwa sesuai aturan tersebut, terang Dian, sanksinya termuat dalam Pasal 44 E mengenai penyelenggaraan Pilkades.

Sanksi itu bilamana calon kades, panitia pemilihan, pendukung dan unsur lain yang menyelenggarakan Pilkades, melanggar protokol kesehatan.

“Ada sebuah sanksi dan konsekuensi yang harus calon kades terima jika melanggar. Yaitu pada pasal 44 A sampai dengan pasal 44 D, berupa sanksi teguran lisan, teguran tertulis 1. Kemudian sanksi teguran tertulis 2 serta diskualifikasi,” terangnya.

Sementara jadwal penyelenggaraan Pilkades serentak di Kabupaten Ciamis, akan dilaksanakan pada tanggal 19 Desember 2020 mendatang.

Sedangkan tahapan Pilkades di Ciamis tinggal menyisakan pencoblosan dan perhitungan suara serta pelantikan.

“Sehingga penyelenggaraannya harus kita sukseskan tanpa ada klaster baru dalam penyebaran Covid-19. Oleh karena itu, aturan mengenai protokol kesehatan harus benar-benar dilaksanakan oleh 143 desa, yang akan menyelenggarakan Pilkades serentak nanti,” katanya. 

Dian berpesan, kepada panitia desa yang menyelenggarakan Pilkades serentak, harus mematuhi aturan yang sudah ditetapkan. 

Aturan tersebut dari mulai tes suhu tubuh untuk pemilih, menjaga jarak, jangan berkerumun,  menyediakan tempat cuci tangan dan penggunaan masker.

“Suksesnya penyelenggaraan Pilkades serentak di Ciamis membutuhkan dorongan dan kerjasama dari semua stakeholder. Semoga  berjalan dengan lancar dan aman,” pungkasnya.(Fahmi/R5/HR-Online)

Hujan Meteor Lyrid 2025, Fenomena Langit Spektakuler di Bulan April

Hujan Meteor Lyrid 2025, Fenomena Langit Spektakuler di Bulan April

Setiap tahun, langit malam bulan April dihiasi oleh salah satu fenomena alam yang paling dinanti, yaitu hujan meteor Lyrid 2025. Hujan meteor ini berasal...
gebrakan 100 hari kerja

Tokoh Masyarakat Tasikmalaya Menanti Gebrakan 100 Hari Kerja Viman-Dicky

harapanrakyat.com,- Tokoh masyarakat menanti gebrakan 100 hari kerja Viman Alfarizi Ramadah-Diky Chandra, Walikota - Wakil Wali Kota Tasikmalaya. Apalagi sejak dilantik sampai saat ini...
Objek wisata di Kota Banjar sepi pengunjung

Aktivis Prihatin Kota Banjar Sepi Wisatawan saat Libur Lebaran, Anggap Pemkot Gagal 

harapanrakyat.com,- Aktivis GMNI Kota Banjar, Jawa Barat, prihatin dengan kondisi sepinya wisatawan yang berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Banjar saat momen libur lebaran...
Longsor TPT Rumah

Longsor TPT Rumah Terekam Kamera Amatir, Warga Singajaya Garut Panik

harapanrakyat.com,- Longsor Tembok Penahan Tebing (TPT) rumah di Garut, Jawa Barat, terekam kamera amatir warga. Meski tidak ada korban jiwa, namun insiden ini membuat...
Kaleng Kue Lebaran

Balita di Garut Kepalanya Tersangkut Dalam Kaleng Kue Lebaran, Petugas Damkar Turun Tangan

harapanrakyat.com,- Seorang balita di Garut, Jawa Barat, kepalanya tersangkut ke dalam kaleng kue lebaran, Sabtu (5/4/2025). Balita tersebut menangis kesakitan sehingga orang tuanya harus...
Obyek Wisata Curug Panganten

Remaja Asal Tasik Berenang di Obyek Wisata Curug Panganten Ciamis Berujung Maut

harapanrakyat.com,- Seorang remaja asal Kabupaten Tasikmalaya berenang di obyek wisata Curug Panganten, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, berujung maut. Remaja bernama Rifki...