Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Klaster penularan Covid-19 di salah satu pesantren di Kota Banjar, Jawa Barat terus bertambah. Per Senin, 16 November 2020, ada tambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 dari klaster pesantren sebanyak 13 orang.
Awalnya, Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kota Banjar, Agus Nugraha mengumumkan tambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 6 orang santri dari klaster pesantren. Belakangan Agus meralat informasi tersebut.
Ia menyebutkan pada pukul 14.00 WIB, informasi terbaru penambahan kasus Covid-19 dari klaster pesantren menjadi 13 orang. Ketiga belas santri tersebut masih usia remaja, belasan tahun.
“Enam orang pada jam 11 WIB, barusan ada yang baru lagi 7 orang jam 14.00. Masih dari klaster pesantren. Jadi penambahannya 6 ditambah 7 orang jadi 13 orang. Tapi yang 7 baru kita masukkan ke dalam peta besok, (Selasa, 17 November 2020),” jelas Agus, Senin (16/11/2020).
Dengan demikian jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kota Banjar yang masih aktif atau belum sembuh menjadi 63 orang. Sementara 65 orang lainnya dinyatakan sembuh, dan 1 orang meninggal dunia.
Baca Juga: Bertambah Lagi, Satgas Covid-19 Akan Lockdown Area Pesantren di Kota Banjar
Dari jumlah 63 orang kasus Covid-19 Kota Banjar yang masih belum sembuh, sebanyak 34 orang berasal dari klaster pesantren di Kota Banjar.
Karena terjadi peningkatan kasus Covid-19 pada klaster pesantren, Satgas Covid-19 Kota Banjar berencana mengambil kebijakan lockdown pesantren tersebut.
Sementara itu, kasus kontak erat di Kota Banjar, sebanyak 239 orang. Kasus suspek per Senin, 16 November 2020 sebanyak 4 orang masih dirawat di Rumah Sakit, dan 4 orang menjalani isolasi mandiri. (SBH/R7/HR-Online)
Editor: Ndu