Berita Pangandaran (harapanrakyat.com),- HPI dukung pariwisata Pangandaran dengan memperkuat SDM (sumber daya manusia) pemandu wiata atau tour guide yang handal. Hal itu sesuai visi misi Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, menjadi Kabupaten Pariwisata berkelas dunia.
Ketua Umum DPC HPI (Himpunan Pramuwisata Indonesia) Kabupaten Pangandaran, Muhrodin Susilawan, mengatakan, pihaknya terus memperkokoh keorganisasian. Selain itu, juga memperkuat SDM yang handal dengan mendorong pendidikan kilat guiding agar legalitas serta lisensinya diakui. Sehingga pemandu wisata bisa melayani tamu di mana saja.
Untuk itu, HPI Kabupaten Pangandaran saat ini melakukan roadshow ke sejumlah destinasi wisata Pangandaran setiap menjelang weekend. Tujuannya memperkenalkan kepengurusan DPC HPI Kabupaten Pangandaran, sekaligus menyampaikan Perda Kabupate Pangandaran tentang Pramuwisata.
“Dengan Perda Kepramuwisataan ini, kita akan mendorong para pemandu wisata yang belum memiliki legalitas agar mengikuti pendidikan kilat. Kemudian, perekrutan ke organisasi HPI supaya legalitas mereka bisa melayani tamu ke mana saja. Dan juga diakui lisensinya,” terang Muhrodin, Sabtu (07/11/2020).
Rencana ke depan ketika kondisinya sudah normal lagi tanpa adanya pandemi Covid-19, HPI akan bekerjasama dengan pemerintah daerah. Hal itu apabila seluruh turis yang datang dan masuk ke Pangandaran harus mendapat pendampingan dari pemandu wisata yang berlisensi dan terlatih.
Baca Juga : Pegiat Pariwisata Pangandaran Tahun 1980 Gagas Tourism Itinerary buat Wisman
Pemandu wisata yang sudah terlatih kualitasnya, lanjut Muhrodin, akan membawa dan memandu tamu dengan baik. Termasuk tanggung jawab dalam segi keamanannya.
“HPI merupakan organisasi profesi yang jelas lisensinya, ingin membuka lahan pramuwisata untuk mengurangi pengangguran,” ujarnya.
HPI dukung pariwisata Pangandaran, maka sebagai pemandu wisata juga harus memiliki kepedulian terhadap alam sekitar, supaya bisa menjual wisata alamnya. Kemudian, edukasi seni budaya. Pemadu wisata berlisensi juga membuka bidang wisata kuliner seluas-luasnya.
“Sebagai konsekuensi para pemandu yang berlisensi tersebut akan terus membantu para pelaku usaha pariwisata. Begitu pula membantu pemerintah menuju visi misi Kabupaten Pangandaran sebagai wisata berkelas dunia,” pungkasnya. (Madlani/R3/HR-Online)
Editor : Eva Latifah