Berita Pangandaran, (HarapanRakyat.com).- Dosen Universitas Galuh (Unigal) menyosialisasikan trauma healing kepada kader PKK di Desa Pajaten, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran.
Sosialisasi trauma healing tersebut dilaksanakan para dosen Unigal dalam rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat yang dikemas dalam Program Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMS) Kemenristek.
Ketua Tim, Imam Maulana Yusuf, S.IP.,M.Si, kepada HR, Kamis (26/11/2020), membenarkan, sosialisasi tersebut bagian dari implementasi trauma healing dalam penanganan anak korban kekerasan seksual.
Imam menjelaskan, mitra dalam kegiatan PKMS ini adalah kader PKK Desa Pajaten, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran.
Menurut Imam, pihaknya mendapati sejumlah persoalan yang dihadapi mitra di lapangan. Persoalan itu diantaranya terkait pengetahuan mengenai kekerasan seksual pada anak.
Kemudian masalah belum optimalnya keterlibatan kader dalam implementasi trauma healing terhadap anak korban kekerasan seksual.
“Memang, hal itu dilatarbelakangi masalah pemahaman, sehingga mereka tidak dapat membantu dalam penanganannya,” katanya.
Fakta lainnya, kata Imam, ia mendapati banyaknya jumlah anak korban kekerasan seksual dalam kurun waktu 2016-2019.
Kondisi ini, kata Imam, berpengaruh terhadap kekhawatiran masyarakat Desa Pajaten, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran.
Pada kesempatan itu, Imam mengungkapkan, pihaknya menawarkan solusi untuk mengatasi permasalahan yang mitra hadapi.
Solusinya, kata Imam, memberikan pemahaman kepada Kader PKK mengenai trauma healing kepada anak korban kekerasan seksual.
“Tujuannya, agar kader PKK memiliki pengetahuan mengenai penanganan anak sebagai korban kekerasan seksual. Sehingga, mereka dapat membantu pemerintah dalam upaya preventif terhadap kekerasan seksual,” katanya.
Imam menjelaskan, bentuk trauma healing adalah pemberian bantuan psikologis awal. Kegiatan trauma healing lebih menekankan pada permainan yang syarat akan muatan edukasi.
Melalui terapi bermain (play therapy), mengajak anak untuk bermain. Dan metode motivasi diri (self motivation) yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi diri bagi anak korban kekerasan seksual untuk bangkit dan semangat berkarya.
Lebih lanjut, Imam menambahkan, tahapan-tahapan dalam pelaksanaan kegiatan PKMS ini dimulai dari sosialisasi, penjelasan trauma healing kepada anak korban kekerasan seksual.
Kemudian pelaksanaan trauma healing kepada anak korban kekerasan seksual. Selanjutnya tahap evaluasi dan tindaklanjut.
“Dua tahapan sudah terselesaikan. Capain dari kedua tahapan ini menunjukkan, mitra mengalami peningkatkan kapasitas dan kemampuan diri dalam mengatasi permasalahan sosial di masyarakat,” katanya. (Deni/R4/HR-Online)
Editor : Deni Supendi