Berita Ciamis (Harapanrakyat.com),- Pondasi rumah warga Dusun Desa, Desa Saguling, Kecamatan Baregebeg, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, hancur tergerus Sungai Cikalagen akibat abrasi saat hujan turun. Pondasi ini memiliki panjang 30 meter dan tinggi tiga meter. Kejadian tersebut mengagetkan pemilik rumah dan warga sekitar.
Menurut Heryana, salah seorang warga, hancurnya pondasi rumah terjadi ketika hujan turun sangat lebat pada Sabtu malam (31/10/2020). Saat itu debit air yang cukup deras dan besar akhirnya mengakibatkan pondasi hancur dan longsor.
“Malam minggu terjadi hujan deras dari sore hingga malam hari. Sehingga aliran Sungai Cikalagen menjadi besar. Pada pukul 21.00 WIB tebing sungai ambruk yang membawa pondasi rumah milik almarhum Lana Jaya. Kejadian tersebut mengagetkan warga sekitar karena terdengar suara gemuruh,” ungkapnya, Minggu (1/11/2020).
Selain pondasi rumah yang hancur, longsor juga hancurkan pos keamana yang berada tepat sisi sungai. Karena pondasinya tidak kuat menahan derasnya air sungai yang mengikis tembokan yang sudah rusak sebelumnya.
Setelah mendapat informasi, aparat desa langsung melihat lokasi. Hal tersebut guna memastikan Keadaan lokasi bencana dan melaporkannya kepada BPBD Ciamis.
Totong, keluarga pemilik pondasi yang hancur mengatakan pembangunan tembok itu selesai tahun 2008. Kondisinya yang sudah cukup lama dan terus tergerus oleh aliran Sungai Cikalagen.
“Kondisinya sudah lama jadi tembok tidak mampu menahan derasnya air sungai yang besar saat turun hujan,” ungkapnya.
Totong mengatakan kejadian ini diakibatkan bencana alam. Ia berharap kepada pemerintah Ciamis bisa kembali membangun TPT Sungai Cikalagen yang hancur tersebut. sehingga aliran sungai tidak terus mengikis pinggir sungai. Saat ini musim hujan sehingga membahayakan pemilik rumah warga.(Es/R9/HR-Online)
Editor: Dadang