Berita Tasikmalaya, (harapanrakyat.com),- Sebanyak 33 warga RT 09/02, Kampung Cilimus, Desa Sukasenang, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, mengalami keracunan makanan. Diduga, ke 33 korban dari Kecamatan Tanjungjaya tersebut keracunan setelah menyantap hidangan dari acara ulang tahun.
Adapun acara ulang tahun tersebut dilangsungkan di rumah baru tetangga korban, di Desa Cikunten, Kecamatan Singaparna, yang digelar Minggu (15/11/2020) kemarin.
Rata-rata, warga yang keracunan mengalami gejala mual, muntah, pusing, sakit perut demam sampai diare. Korban mengaku mengkonsumsi hidangan prasmanan, seperti ayam suwir, kentang, tahun oseng dan cabe.
Namun karena jarak yang jauh dengan pusat kesehatan, tim medis Puskesmas Tanjungjaya terpaksa merawat 33 korban di Madrasah Al-Mubarok, yang berada di Kampung Cilimus.
Sedangkan pantauan HR Online, ada 9 orang yang mendapat perawatan dengan mengenakan selang infus.
Sementara, sebanyak 24 warga kondisinya sudah mulai berangsur pulih, setelah dokter Puskesmas Tanjungjaya memberikan obat dan perawatan.
“Saya habis makan prasmanan di acara ulang tahun anak tetangga saya yang pindah ke Cintawana,” ungkap Leni Ruhaeni, salah seorang warga korban keracunan makanan.
Leni menuturkan, rasa masakan tersebut memang ada yang hambar dan terasa dingin. “Pas malam Senin tadi sakit perut mencret. Dan ternyata banyak tetangga saya yang mengalami serupa,” tuturnya.
Sementara itu, dr. Fitriani Firdaus, yang merupakan dokter Puskesmas Tanjungjaya mengatakan, korban keracunan makanan berjumlah 33 orang, semuanya warga Kampung Cilimus.
Sedangkan menurut penuturan korban, lanjutnya, habis mengkonsumsi hidangan undangan ulang tahun di wilayah Cintawana Singaparna. Setelah itu, korban mengalami mual muntah dan mencret.
“Gejalanya sama, kebanyakan mencret. Nanti saya lihat untuk penyebab keracunan apakah dari makanan ulang tahun,” ucapnya.
dr. Fitriani pun langsung memberikan pertolongan dengan memberikan infus, dan obat seperti paracetamol, metocol proris dan antasidon, rosodon sirup serta gun sirup. (Apip/R5/HR-Online)