Jumat, April 4, 2025
BerandaBerita JabarTempat Wisata di Jabar Diminta Batasi Pengunjung Saat Libur Panjang

Tempat Wisata di Jabar Diminta Batasi Pengunjung Saat Libur Panjang

Berita Jabar, (harapanrakyat.com),- Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengatakan, pihaknya akan menempatkan petugas parawisata di sejumlah tempat wisata di Jabar (Jawa Barat) untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan pada libur panjang akhir Oktober nanti.

Hal itu sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di area wisata yang diperkirakan akan banyak dikunjungi wisatawan dari mulai tanggal 28 Oktober hingga 1 November 2020.

Pemprov Jabar pun sudah meminta kepada seluruh pengelola wisata di Jabar agar membatasi kunjungan wisatawan hingga 50 persen.

“Jadi saat liburan panjang nanti jangan sampai ada tempat wisata yang menjadi tempat berkeruman manusia tanpa memperhatikan prokokol kesehatan. Kapasitas pengunjung harus setengahnya atau 50 persen. Apabila ada tempat wisata di Jabar yang melanggar akan kami beri sanksi,” tegasnya, seperti dikutip dari pres rilis Humas Pemprov Jabar, Minggu (25/10/2020).

Baca juga: Kepala Daerah Diminta Batasi Aktivitas Tempat Wisata Saat Libur Panjang

Emil—sapaan akrab Ridwan Kamil– mengatakan memang tidak ada larangan bepergian pada liburan panjang nanti. Namun pihaknya wajib mengingatkan masyarakat agar patuh menjalankan protokol kesehatan 3M.

Yakni menggunakan masker, mencuci tangan pakai sabun atau hand saniteser dan menjauhi tempat berkerumun serta selalu menjaga jarak dengan orang lain.

“Kami wajib mengingatkan agar pasca liburan panjang nanti tidak berdampak terhadap peningkatan angka kasus positif Covid-19. Makanya kami meminta kepada pengelola tempat wisata di Jabar untuk membantu mengendalikan mobilitas warga agar tidak menciptakan kerumunan,” ungkapnya.

Kawasan Puncak Cianjur Tempat Wisata di Jabar yang Dipantau Khusus

Emil juga mengatakan pihaknya sudah mempersiapakan langkah antisipasi agar tidak terjadi keramaian yang menciptakan kerumuman manusia di jalur puncak Cianjur. Karena menurutnya kawasan puncak kerap menjadi tempat tujuan wisata warga Jakarta.

“Kami akan memantau pergerakan mobilitas warga yang masuk ke kawasan puncak Cianjur. Apabila pergerakan warga sudah melebihi volume yang diperkirakan, maka langkah selanjutnya akan melakukan penyekatan atau penutupan,” ujarnya.

Namun, kata Emil, penutupan tersebut tidak 100 persen. Hanya pada jam-jam tertentu atau ketika terjadi peningkatan gelombang wisatawan.

Baca juga: Angka Kasus Covid-19 Dikhawatirkan Melonjak Pasca Libur Panjang

“Kami memperkirakan pada libur panjang akhir Oktober nanti akan terjadi gelombang wisatawan yang cukup besar ke sejumlah tempat wisata di Jabar. Makanya harus dikendalikan,” katanya.  

Emil pun menghimbau kepada warga Jakarta agar tidak memaksakan diri untuk berlibur ke kawasan puncak ketika angka positif Covid-19 saat ini masih terus menunjukan peningkatan.

“Lebih baik berwisata di wilayah dekat rumah masing-masing. Memang tidak ada larangan pergi kemanapun. Namun untuk mengantiaspasi penyebaran Covid-19 kami membatasi pengunjung masuk ke tempat wisata di Jabar. Makanya apabila kapasitas sudah melebihi batas, mohon maaf akses akan kami tutup,” ungkapnya.  

Emil berharap upaya pihaknya bisa mencegah penyebaran Covid-19 di tempat-tempat wisata. Sehingga tidak terjadi lonjakan angka pasien positif selang dua minggu pasca liburan panjang.

“Namun kami mengingatkan kepada masyarakat alangkah baiknya untuk menahan diri tidak berpergian pada libur panjang akhir Oktober nanti. Meskipun seluruh tempat wisata di Jabar kami buka, namun kapasitasnya hanya untuk 50 persen pengunjung. Artinya jika tidak dikendalikan dikhawatirkan menjadi tempat penyebaran Covid-19,” ujarnya. (Bgj/R2/HR-Online/Editor: Subagja Hamara)

Contraflow dan One Way

Jadwal Contraflow dan One Way Arus Balik Lebaran 2025

harapanrakyat.com,- Korlantas Polri menerapkan sistem contraflow dan one way guna mengantisipasi kepadatan kendaraan tujuan Jakarta pada arus balik Lebaran 2025. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit...
Layanan libur lebaran

Permudah Urus Dokumen Kependudukan, Disdukcapil Ciamis Buka Layanan saat Libur Lebaran, Catat Waktunya!

harapanrakyat.com,- Permudah masyarakat urus dokumen, Disdukcapil Ciamis menggelar pelayanan khusus di luar jam kerja. Acara ini berlangsung Kamis (3/4/2025) malam. Pelayanan di luar jam kerja...
Wisata Tanjung Duriat

Momen Libur Lebaran 2025, Wisata Tanjung Duriat di Sumedang Diserbu Pengunjung

harapanrakyat.com,- Mengisi momen libur panjang lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah, ribuan wisatawan memadati wisata Tanjung Duriat yang berada di Pesisir Waduk Jatigede. Tempat ini...
Rainbow Slide Nalisa Cipanten di Majalengka

Menjajal Rainbow Slide Nalisa Cipanten yang Lagi Viral di Majalengka, Favorit Wisatawan saat Libur Lebaran

harapanrakyat.com,- Rainbow Slide di objek wisata Nalisa Cipanten, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat sedang viral dan menjadi buruan wisatawan. Luar biasanya, wahana Rainbow...
Kapan ASN Harus Masuk Kantor Usai Lebaran 2025? Ini Jawaban Wamendagri

Kapan ASN Harus Masuk Kantor Usai Lebaran 2025? Ini Jawaban Wamendagri

harapabrakyat.com,- Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) harus sudah masuk kantor pada Selasa tanggal 8 April 2025 seusai libur lebaran. Oleh karena itu, ASN tidak...
Pemudik di Stasiun Kota Banjar

Arus Balik Pemudik di Stasiun Kota Banjar Meningkat, Tiket Hingga H+7 Lebaran Ludes Terjual

harapanrakyat.com,- Memasuki H+3 lebaran Idul Fitri 1446 H situasi arus balik pemudik pengguna layanan kereta api Stasiun Kota Banjar, Jawa Barat, Kamis (3/3/2025). Tiket...