Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Akibat gempa bumi dengan kekuatan 5,9 Skala Richter yang mengguncangkan wilayah priangan pada 25 Oktober lalu menyebabkan rumah warga Kota Banjar, Jawa Barat, mengalami retak-retak.
Menurut keterangan dari Kepala BPBD Kota Banjar, Dedi Suardi, salah satu rumah retak tersebut milik Iis Aisyah yang merupakan warga lingkungan Tanjungsukur Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman.
Rumah berpenghuni 1 orang tersebut pada bagian temboknya retak cukup besar, sehingga sebagian rumahnya hampir patah.
“Sesuai laporan yang masuk, baru 1 yang menjadi korban gempa. Sedangkan hari ini tidak ada,” katanya kepada HR Online, Senin (26/10/2020).
baca juga: Gempa Bumi 5,9 SR di Pangandaran, Getarannya Sampai Kota Banjar
Kejadian tersebut, lanjutnya, tidak berselang lama setelah gempa terjadi.
Pihaknya pun masih memanatu perkembangan kemungkinan adanya korban gempa yang lain.
Meski tidak ada korban jiwa, namun korban mengalami kerugian karena rumahnya retak-retak.
Sebelumnya, BPBD Kota Banjar mengingatkan agar warga meningkatkan kewaspadaan sebagai antisipasi kemungkinan bencana alam terjadi.
Apalagi sesuai imbauan BMKG yang menyebutkan prediksi adanya fenomena Lalina yang berpotensi menimbulkan gempa. (Muhlisin/R6/HR-Online)
Editor: Muhafid