Berita Ciamis (Harapanrakyat.com),- Polisi kini tengah melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab ambruknya atap ruang IGD RSUD Ciamis. Ambruknya atap banguan tersebut terjadi pada Senin (19/10/2020) malam sekitar pukul 21.30 WIB.
Wakapolres Ciamis Kompol Redy Setia Permana SIK SH MM menjelaskan ada tiga orang yang mengalami luka akibat kejadian tersebut. Yakni petugas sekuriti (satpam), perawat dan dokter IGD, tapi semua sudah bisa tertangani.
“Jadi dalam kejadian ambruknya atap ruang IGD RSUD Ciamis kita masih dalami, dalam proses penyelidikan,”ujar Redy, Selasa (22/10/2020).
Redy menjelaskan guna kepentingan penyelidikan, pihaknya telah membawa sampel beberapa material atap untuk pendalaman. Seperti genteng dan baja ringan dari bangunan tersebut. Petugas kepolisian telah datang ke tempat kejadian perkara pada malam hari setelah kejadian. Termasuk mengecek kondisi korban yang tertimpa material atap yang ambruk.
“Intinya saat ini kami tengah melakukan penyelidikan. Untuk mengungkap penyebab atap ruang IGD RSUD Ciamis ini ambruk. Setelah mendapat hasil akan langsung kami sampaikan,” pungkasnya.
Sebelumnya, Atap lantai 2 IGD RSUD Ciamis, Jawa Barat, ambruk. Akibatnya pasien yang menjalani perawatan dievakuasi. Termasuk pasien positif Covid-19 yang tengah berada pada ruang isolasi.
Direktur RSUD Ciamis dr Rizali Sopyan mengatakan renovasi terakhir bangunan itu pada tahun 2014. Ia menduga penyebab atap ambruk karena guyuran hujan. Pihak RSUD telah melakukan penanganan dengan mengevakuasi pasien ke ruang perawatan dan ke rumah sakit swasta. (Dadang2/R9/HR-Online)
Editor: Dadang