Berita Ciamis (harapanrakyat.com).- Dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19, Pemerintah Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis gencar melakukan sosialisasi penerapan protokol kesehatan 3M.
Yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak kepada masyarakat.
Untuk menyebarkan informasi dan sosialisasi tentang pencegahan Covid-19, Pemerintah Kecamatan Baregbeg sudah membentuk tim satuan tugas (Satgas) penanganan Covid-19.
Satgas tersebujt terbentuk dari mulai tingkat Kecamatan, Desa hingga tingkat RW.
Camat Baregbeg, Edy Yulianto mengatakan, sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Kecamatan Baregbeg khususnya.
Pihaknya, selalu melakukan sosialisasi tentang pentingnya penerapan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.
“Dalam setiap kegiatan, saya selalu memberikan edukasi dan sosialisasi tentang penerapan protokol kesehatan baik kepada Kepala Desa maupun langsung kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Baregbeg,” ujar Edy, Senin (19/10/2020).
Edy yang juga sebagai Ketua Satgas Covid-19 Kecamatan Baregbeg Ciamis mengaku, penerapan protokol kesehatan Covid-19 dengan cara 3M yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak adalah salah satu upaya agar tidak terhindar dari Covid-19 untuk saat ini.
“Obat atau vaksinnya kan belum ada, jadi penerapan 3M itu penting bagi kita agar tidak terpapar virus Corona. Saya selalu sosialisasikan itu kepada masyarakat,” terangnya.
Edy mengungkapkan, terkait adanya warga yang terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kecamatan Baregbeg.
Pihaknya juga sering melakukan edukasi kepada warganya agar tidak mengucilkan pasien positif Covid-19.
“Kami juga sosialisasikan tentang stigma Covid-19 itu bukan aib kepada masyarakat. Malah, saya selalu ingatkan kepada masyarakat agar jangan mengucilkan pasien yang positif, tapi malah kita harus membantunya seperti halnya untuk makannya dan keperluan sehari-harinya agar cepat sembuh dari virus Corona,” ungkapnya.
Gelar Hajatan Harus Lapor
Selain itu juga, Edy menghimbau kepada masyarakat yang ingin menggelar hajatan atau kegiatan yang mengundang banyak massa agar melapor terlebih dahulu kepada satgas Covid-19 baik itu di tingkat desa maupun tingkat Kecamatan.
“Kita berikan pemahaman juga bagi masyarakat yang ingin melakukan kegiatan baik di dalam ruangan maupun luar ruangan agar selalu menerapkan protokol kesehatan, seperti halnya selalu menyediakan tempat cuci tangan dan pesertanya juga dibatasi tidak boleh lebih dari 30 orang,” imbuhnya.
Tidak hanya itu, dalam mendukung gerakan pelaksanaan pembelajaran jarak jauh dimasa pandemi Covid-19 bagi anak-anak SD maupun SMP. Kantor Kecamatan dan Kantor desa menyediakan internet gratis.
“Bahkan kalau ada yang membutuhkan komputer atau printer untuk digunakan belajar kami juga menyediakannya. Hal tersebut, supaya anak-anak epektif dalam belajar meskipun saat ini pandemi Covid-19,” ucap Edy.
Edy juga berpesan kepada masyarakat yang sayang akan keluarga, harus ingat pesan ibu.
Selalu memakai masker saat diluar rumah, rajin mencuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak saat berada di kerumunan.
“Ingat pesan ibu, jangan sampai kita tertular Covid-19. Maka kita harus selalu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak aman saat di luar,” pungkasnya. (DSW/R8/HR Online)
Editor: Jujang