Sabtu, April 5, 2025
BerandaBerita BanjarMahasiswa dan Buruh di Banjar Kembali Unjuk Rasa Tolak Omnibus Law

Mahasiswa dan Buruh di Banjar Kembali Unjuk Rasa Tolak Omnibus Law

Berita Banjar (harapanrakyat.com).- Puluhan Aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) bersama sejumlah aliansi Forum Serikat buruh di Kota Banjar, Jawa Barat, kembali mengadakan aksi menolak Omnibus undang-undang Cipta Kerja.

Aksi penolakan tersebut berlangsung di depan Gedung DPRD Kota Banjar.

Massa aksi meminta kepada pemerintah daerah bersama DPRD untuk menandatangani petisi penolakan undang-undang Cipta Kerja atau yang mereka sebut petisi bhakti pada amanat penderita rakyat.

Koordinator aksi, Firosul Haq, mengatakan, kedua isi petisi tersebut yakni meminta Kepala Daerah bersama DPRD membuat penolakan secara resmi tentang undang-undang Cipta Kerja.

Selanjutnya, meminta kepada kepala daerah membuat payung hukum berupa Perwal ataupun Perda untuk melindungi hak-hak kaum buruh.

“Kami meminta Pemkot dan DPRD Banjar menandatangani petisi penolakan ini. Karena undang-undang Cipta Kerja hanya akan menindas kaum buruh dan menyengsarakan rakyat,” ujar Firos.

Lanjut Firos, aktivitas mahasiswa bersama forum buruh akan selalu bersatu dan berkomitmen mengawal kebijakan-kebijakan pemerintah yang ada di daerah.

Selain itu, mahasiswa juga akan melakukan diskusi dan pendampingan kepada para buruh agar hak-hak mereka yang selama ini diabaikan oleh pihak perusahaan bisa terlindungi.

“Kedepan kami juga akan melakukan advokasi teman-teman buruh supaya perusahaan yang ada di Banjar menerapkan undang-undang tenaga kerja,” tandasnya.

Ketua Federasi Serikat Buruh Militan Banjar, Irwan Herwanto, menambahkan, keberadaan undang-undang Cipta Kerja hanya akan merugikan kaum buruh.

Menurutnya, dari undang-undang tenaga kerja yang ada saja saat ini masih banyak pihak perusahaan di Banjar yang mengabaikan peraturan tersebut.

Apalagi, sambung Irwan ditambah dengan undang-undang Cipta Kerja. Sudah barang tentu kaum buruh yang paling dirugikan.

“Kami ingin pemerintah juga berpihak kepada rakyat. Kami juga meminta pihak Disnaker mengambil sikap tegas kepada perusahaan yang melanggar aturan itu. Jangan hanya diam saja,” tandas Irwan.

DPRD dan Walikota Tolak Omnibus Law

Sementara itu, menanggapi tuntutan masa aksi tersebut, Walikota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih bersama Ketua DPRD Kota Banjar sepakat menolak undang-undang Cipta Kerja serta akan menindaklanjuti aspirasi kaum buruh.

Menurutnya, pihak pemerintah memahami dan merasakan betul apa yang menjadi kegelisahan mahasiswa dan kaum buruh.

Akibat pengesahan undang-undang Cipta Kerja Omnibus Law tersebut.

Untuk itu, kata Ade Uu Sukaesih, nanti pihak pemerintah juga akan berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja untuk mencarikan solusi atas problem yang disampaikan terkait kebutuhan kaum buruh di Kota Banjar.

“Kami pemerintahan tentu akan memperjuangkan aspirasi teman-teman buruh. Bagaimana pun ini bagian dari upaya memfasilitasi kebutuhan masyarakat,” katanya. (Muhlisin/R8/HR Online)

Editor: Jujang

Doa Agar Mudah Menghafal dan Memperkuat Ingatan

Doa Agar Mudah Menghafal dan Memperkuat Ingatan

Doa agar mudah menghafal bisa diamalkan oleh setiap umat muslim. Ada kalanya hafalan terasa sulit dilakukan. Apalagi jika tidak berlandaskan niat sungguh-sungguh dan semangat...
Cara Mengaktifkan Notifikasi Prioritas Apple Intelligence di iPhone

Cara Mengaktifkan Notifikasi Prioritas Apple Intelligence di iPhone

Notifikasi Prioritas Apple Intelligence jadi salah satu inovasi terbaru di iPhone. Sebagaimana yang kita tahu, iPhone termasuk ponsel berkelas dan tak pernah berhenti berinovasi....
Cara Pasang PP Guard Facebook, Jaga Keamanan Foto Profil

Cara Pasang PP Guard Facebook, Jaga Keamanan Foto Profil

Cara pasang PP Guard Facebook mungkin sedang Anda butuhkan saat ini. Facebook adalah salah satu media sosial terbesar di dunia, namun sayangnya, foto profil...
Sejarah Tumenggung Kopek, Jejak yang Penuh Misteri

Sejarah Tumenggung Kopek, Jejak yang Penuh Misteri

Tidak semua tokoh besar mendapat tempat dalam buku sejarah Indonesia. Beberapa nama tetap hidup melalui cerita lisan yang diwariskan turun-temurun. Sejarah Tumenggung Kopek adalah...
Nissan Micra EV 2025, Transformasi Ikonik ke Era Listrik

Nissan Micra EV 2025, Transformasi Ikonik ke Era Listrik

Nissan baru saja memperkenalkan generasi terbaru dari Nissan Micra EV 2025. Mobil Nissan terbaru tersebut kini bertransformasi menjadi kendaraan listrik sepenuhnya. Nissan Micra atau...
Pemandian Air Panas

Menikmati Wisata Pemandian Air Panas Cileungsing Sumedang Saat Libur Lebaran

harapanrakyat.com,- Obyek wisata Pemandian Air Panas Cileungsing di Cilangkap, Kecamatan Buahdua, Sumedang, Jawa Barat, kembali menarik ribuan wisatawan pada libur Lebaran 2025. Destinasi wisata ini...