Berita Tasikmalaya (harapanrakyat.com),- Jumlah pasien keracunan makanan di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, terus bertambah. Hingga hari ini, Jum’at (09/10/2020), jumlah pasien tembus hingga mencapai 197 orang.
Dengan semakin banyaknya pasien keracunan massal warga Kelurahan Karikil, Kota Tasikmalaya itu membuat Puskesmas Mangkubumi kekurangan ruangan untuk perawatan. Terlihat 5 orang pasien terpaksa mendapat perawatan dengan menempati dalam tenda milik BPBD Kota Tasikmalaya.
Bahkan, pihak BPBD menambah lagi tenda siaga untuk mengantisipasi adanya penambahan kembali pasien keracunana massal.
Kepala Puskesmas Mangkubumi, H. Arip Frianto, mengatakan, jumlah pasien yang keracunan makanan sampai hari ini sudah mencapai 197 orang.
Baca Juga: Korban Keracunan Massal di Tasikmalaya Bertambah, Jumlahnya Tembus 162 Orang
Jumlah sebanyak itu terdiri dari pasien yang masuk Puskesmas Mangkubumi ada 49 orang. Kemudian, yang masuk Rumah Sakit dr. Soekardjo 19 orang. Sedangkan, pasien yang sudah sembuh ada 104 orang.
“Jumlah pasien keracunan makanan terus bertambah karena yang keracunan itu tersebar dari 12 kampung wilayah Kelurahan Karikil,” terang Arip.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Tasikmalaya, H. Muhamad Yusuf, mengatakan, karena jumlah pasiennya banyak, pihaknya terkendala kekurangan tenaga medis untuk merawat para korban.
“Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui Dinas Kesehatan sudah memerintahkan pembagian dan pengalihan tenaga medis dari Puskesmas kecamatan lain, ke Puskesmas Mangkubumi. Ini untuk membantu proses penanganan pasien keracunan yang masuk Puskesmas Mangkubumi,” kata Muhamad Yusuf, usai mengecek ke Puskesmas Mangkubumi.
Pihaknya berharap, dengan tambahan tenaga medis dari Puskesmas lainnya, penanganan pasien keracunan makanan bisa segera teratasi, dan tidak sampai menimbulkan korban jiwa. (Apip/R3/HR-Online)