Berita Tasikmalaya (harapanrakyat.com).- 86 santri salah satu Ponpes di wilayah Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya terkonfirmasi positif Covid-19.
Hal tersebut berdasarkan hasil swab PCR yang dilakukan beberapa waktu lalu.
Pemkab Tasikmalaya pun membenarkan kabar tersebut.
Ahmad Muksin, Asda Bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Tasik, mengatakan, 86 santri salah satu ponpes terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan data hari Rabu (30/9/2020).
“Mereka (santri) sudah ada yang kita tangani ke Rumah Sakit, namun ada juga sebagian yang menjalani isolasi mandiri lingkungan pondok,” ujar Ahmad Muksin, Kamis (1/10/2020).
Baca Juga: 33 Santri Positif Covid-19 di Tasikmalaya Dijemput 7 Ambulans Viral
Dengan adanya kejadian luar biasa tersebut lanjut Ahmad, pihaknya bersama tim kesehatan, langsung bergerak untuk mengantisipasi dan mencegah penyebaran agar tidak makin meluas.
“Kita sudah semprot komplek pesantrennya, santri ponpes semuanya juga sudah kita swab,” katanya.
Menurut informasi, pesantren tersebut adalah yang menolak kedatangan tim Covid-19 Pemprov Jabar.
Wakil Gubenur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum membenarkan hal tersebut.
Ia pun mengaku mengetahui adanya 86 santri salah satu ponpes yang terkonfirmasi positif Covid-19 dari Pemkab Tasik.
Hanya saja Uu menyayangkan, ada salah satu pondok pesantren yang enggan kedatangan tim Covid-19 Jabar.
Padahal kedatangan tim Covid-19 Jabar yakni untuk memberikan bantuan swab juga membantu mengatasi permasalahan tersebut.
“Saya datang ke Tasik adalah tugas Pak Gubernur. Kami ingin mengambil solusi dan mengantisipasi agar kasus ini tidak meluas,” ungkap Uu. (Jujang/R8/HR Online)
Editor: Jujang