Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Sejumlah warga korban banjir di wilayah Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, terutama dari Desa Cikaso dan Desa Sindangrasa, saat ini mengeluhkan gejala gatal-gatal di kulit.
Hal itu lantaran warga terpaksa menggunakan air keruh untuk kebutuhan mandi dan buang air besar. Pasalnya, sumur milik warga ikut terendam oleh banjir.
Dede Juhara, salah seorang warga Desa Cikaso mengatakan, dengan banyaknya warga yang mengeluhkan gatal-gatal, maka sebaiknya pemerintah setempat bisa menyiapkan posko kesehatan di setiap titik lokasi banjir.
Berita Terkait : Dampak Banjir di Sindangrasa Ciamis, Rumah Jebol & Sekolah Terendam
“Selain membutuhkan pasokan logistik berupa makanan, kami juga mengharapkan Pemkab Ciamis untuk bisa mendirikan posko kesehatan di lokasi banjir. Sebab, kami para korban banjir saat ini mulai mengalami gatal-gatal pada kulit,” katanya kepada HR Online, Selasa (27/10/2020).
Selain itu, lanjut Juhara, warga korban banjir juga membutuhkan pasokan air bersih, untuk keperluan mandi dan buang air.
“Yang paling urgensi, kami berharap pemerintah segera mendirikan posko kesehatan dan juga bantuan pasokan air bersih. Sebab, saat ini air sumur yang selalu kami gunakan, kondisinya keruh dan tidak layak untuk pakai,” terangnya.
Pantauan HR, sejumlah warga korban banjir kini berharap agar pemerintah membuat sarana air bersih, kaporisasi, pos logistik, dan pos pelayanan kesehatan. Serta bantuan satgas bencana kecamatan dan desa. (Suherman/R5/HR-Online)
Editor : Adi Karyanto