Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Pandemi virus Corona membuat Festival Layang Lakbok 2020 bakal digelar secara virtual. Festival ini biasanya digelar setiap tahun di Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
Direktur Utama Layang Lakbok tahun 2020, Aan Anwari mengatakan. Layang Lakbok tahun ini digelar secara virtual lantaran masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Hal ini untuk mencegah penyebaran Covid-19.
“Rangkaian acaranya akan mulai tanggal 3, 10 , 17 Oktober tahun 2020. Ada berbagai rangkaian acara yang akan digelar nanti,” katanya, Kamis (1/10/2020).
Rencananya, pada hari pertama dan kedua Festival Layang Lakbok 2020 akan digelar talkshow melalui daring zoom yang dihadiri Irjen Drs. Edi Mulyono, M.H dari Wantannas dan Budi Kurnia dari Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis.
Selain itu, pengisi acara lainnya, Kusen Alipahadi di, ketua Yayasan Umar Kayam, dan Asep Zerry fasilitator Layang Lakbok. Ada juga pemutaran film dokumenter tentang Sejarah dan Semangat Masyarakat Lakbok.
“Untuk hari ketiga, kegiatan yang akan dilaksanakan masih kami rencanakan, yaitu kami akan mengadakan pertunjukan seni dan budaya daerah. Tetapi saat ini masih menunggu perkembangan COVID-19 di Kabupaten Ciamis,” katanya.
Kegiatan Layang Lakbok akan berlangsung secara tertutup. Namun penonton bisa melihatnya via YouTube, Twitter, Facebook, dan Instagram Layang Lakbok.
“Kegiatan ini tetap dilaksanakan karena sudah menjadi agenda tahunan dari Paguyuban Pematang Sawah, untuk menjaga budaya kita dan melestarikan budaya-budaya lokal, umumnya budaya Indonesia kita tercinta,” terangnya.
Gelaran Festival Layang Lakbok 2020 Alami Kendala
Aan mengaku pandemi COVID-19 membuat pihaknya mengalami kesulitan, misalnya mengondisikan agar tidak terjadi kerumunan dan dalam pengambilan gambar saat kegiatan.
“Bisa saja kami lakukan ramai-ramai, namun ditakutkan menjadi isu yang kurang baik di luaran, lantaran situasi sekarang sedang pandemi virus Corona,” katanya.
Nantinya ketika pelaksanaan Festival Layang Lakbok 2020, panitia diwajibkan menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak, dan cuci tangan.
“Jika ingin menonton acaranya bisa melalui situs YouTube, karena tidak dianjurkan untuk datang langsung ke lokasi,” katanya
Aan berharap bisa melaksanakan Layang Lakbok tahun 2020 tanpa ada halangan. “Apabila ada perubahan waktu, maksimalnya kami akan melaksanakan kegiatan itu pada bulan November,” tandasnya. (Aji/R7/HR-Online)
Editor: Ndu