Berita Ciamis, (harapanRakyat.com),- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis mengingatkan kewaspadaan terhadap terjadinya bencana alam. Terlebih, saat ini intensitas hujan sangat tinggi. Maka dari itu, masyarakat Kabupaten Ciamis diminta terus waspada.
Kepala BPBD Ciamis, Drs. Dadang Darmawan, M.Si,, ditemui HR Online saat meninjau RSUD Ciamis yang ambruk, Senin (19/10/2020), mengatakan, bencana alam bisa terjadi kapan saja. Sepertihalnya tanah longsor, banjir bandang, kebakaran, maupun bangunan ambruk.
“Kewaspadaan harus terus kita tingkatkan dimanapun kita berada. Meski bencana susah kita prediksi sebelumnya, namun dengan kewaspadaan, maka setidaknya bisa mengurangi resiko,” katanya.
Lebih lanjut, kata Dadang, dengan tingginya curah hujan, maka pihaknya menghimbau kepada masyarakat, terutama daerah rawan longsor, karena Ciamis hampir setiap kecamatan rawan longsor, lebih baik segera menghindar jangan sampai setelah terjadi bencana baru menghindar.
Dia menyebutkan, untuk RSUD yang ambruk, dugaan sementara akibat bangunan sudah lama, sehingga atap rangka baja ringan banyak yang aus. Otomatis, genting dengan beban berat sudah tidak kuat ditahan.
“Semantara petugas kita langusung melakukan evakusai puing-puing bangunan dan menyelamatkan beberapa berkas penting yang terkena reruntuhan dari lantai dua,” jelasnya.
Dadang menambahakan, untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan, maka pihaknya menghimbau kepada pihak RSUD agar bangunan IGD segera dikosongkan terlebih dahulu.
“Karena hujan juga masih mengguyur, maka bisa dipastikan ada ambruk susulan. Maka dari itu lebih baik segera dikosongkan terlebih dahulu untuk sementara waktu, dan tidak ada aktifitas di bangunan IGD,” jelasnya. (Es/R4/HR-Online)
Editor : Deni Supendi