Berita Tasikmalaya (harapanrakyat.com),- Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat tengah berduka, Sedikitnya, 12 Kecamatan di wilayah tersebut mengalami musibah banjir dan longsor.
Bencana tersebut terjadi lantaran hujan yang terus mengguyur pada, Minggu (11/10/2020) malam sampai Senin (12/10/2020) dini hari.
BPBD Kabupaten Tasikmalaya melaporkan, ada 21 titik lokasi yang mengalami banjir dan longsor.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya Nuraedidin, longsor terjadi di Kecamatan Parungponteng.
Sebanyak dua desa yakni Karyabakti dan desa Cigunung mengalami longsor. Akibatnya, akses jalan desa tertutup, sementara dua rumah warga rusak terkena longsor.
Selain itu, bencana longsor juga terjadi di Desa Mandalawangi, Kecamatan Salopa.
Akibat longsor tersebut, akses jalan raya provinsi yang menghubungkan Kecamatan Gunungtanjung ke Salopa tertutup.
Longsor juga terjadi di Kecamatan Sodonghilir, Jatiwaras, Bantarkalong, dan Gunungtanjung Kabupaten Tasikmalaya.
“Di Desa Malatisuka, Gunungtanjung, satu warga lansia dilaporkan meninggal dan 2 luka-luka akibat rumahnya tertimpa longsor,” ujar Nuraedidin.
Baca Juga: Bencana Longsor Melanda Wilayah Tasikmalaya Selatan
Selain longsor, BPBD Tasikmalaya juga melaporkan adanya bencana banjir.
Banjir di Desa Girijaya Kecamatan Bojongasih mengakibatkan akses jalan dan rumah warga terendam.
Banjir juga terjadi di Kecamatan Cipatujah tepatnya di Desa Bantarkalong yang menyebabkan jalan dan rumah warga terendam.
Kepala BPBD Kabupaten Tasikmalaya, mengimbau warga agar selalu waspada dengan kemungkinan bencana yang akan terjadi.
“Khususnya warga Kabupaten Tasikmalaya yang ada di wilayah rawan bencana, harus selalu waspada,” pungks Nuraedidin. (Apip/R8/HR Online)
Editor: Jujang