Minggu, April 6, 2025
BerandaBerita CiamisBerita BanjarsariBencana Banjir, Desa Sindangrasa Terparah di Banjaranyar Ciamis

Bencana Banjir, Desa Sindangrasa Terparah di Banjaranyar Ciamis

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Luapan air yang bersumber dari Sungai Ciputrahaji pada Senin malam (26/10/2020), membuat ratusan rumah di wilayah Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, terendam banjir. Selain bencana banjir, puluhan rumah pun tertimpa longsoran akibat derasnya curah hujan.

Camat Banjaranyar, Dedi Iwa, mengatakan, Desa Sindangrasa menjadi salah satu wilayah yang paling besar terkena dampak banjir. Tercatat, ratusan rumah terendam banjir, serta sebuah jembatan penghubung antar desa patah, akibat terseret arus Sungai Ciputrahaji.

Berita Terkait : Cerita Warga yang Terendam Banjir di Ciamis, Air Masuk Kamar Saat Sedang Tidur

“Akibat curah hujan ratusan rumah warga Kecamatan Banjaranyar terendam banjir. Dan juga puluhan rumah mengalami kerusakan akibat tertimpa longsoran tebing. Data yang masuk ke kami saat ini, Desa Sindangrasa ada sekitar 2200 jiwa yang terkena bencana banjir,” katanya kepada HR Online, Selasa (27/10/2020).

Dedi menuturkan, saat ini 2200 warga Dusun Pongporang dan Dusun Pasir Ipis sudah mengungsi. Sedangkan Desa Sindangrasa yang paling parah, ada sekitar 700 rumah terendam banjir, dengan ketinggian rata-rata dua meter.

“Selain itu, Desa Cikaso juga banyak rumah warga yang terendam banjir. Namun kami belum menerima laporan dari desa tersebut berapa jumlah rumah yang terendam banjir tadi,” tuturnya.

Dedi menambahkan, bencana banjir selain merendam ratusan rumah warga, juga beberapa desa terjadi longsor. Antara lain Desa Banjaranyar sebanyak 4 rumah, Desa Pasawahan 2 rumah, Desa Tanjungsari 2 rumah, Desa Kalijaya 10 rumah, dan Desa Langkapsari 1 rumah.

Bahkan, bencana longsor juga memutuskan akses transportasi di Jalan Langkapsari Sumurbandung Pasawahan.

Begitu juga Jalan Banjarsari Kalijaya-Parigi daerah Bulaksitu, Desa Banjaranyar juga tertimbun longsor. Kemudian Desa Cikaso yang jalannya tertutup lumpur, akibat  luapan Sungai Ciputrahaji.

“Selanjutnya jalan akses menuju kampung Madu juga longsor, dan kini masyarakat sedang gotong royong. Lalu Jalan Desa Tanjungsari longsor dan melumpuhkan akses jalan masyarakat,” terangnya. (Suherman/R5/HR-Online)

Editor : Adi Karyanto

gebrakan 100 hari kerja

Tokoh Masyarakat Tasikmalaya Menanti Gebrakan 100 Hari Kerja Viman-Dicky

harapanrakyat.com,- Tokoh masyarakat menanti gebrakan 100 hari kerja Viman Alfarizi Ramadah-Diky Chandra, Walikota - Wakil Wali Kota Tasikmalaya. Apalagi sejak dilantik sampai saat ini...
Objek wisata di Kota Banjar sepi pengunjung

Aktivis Prihatin Kota Banjar Sepi Wisatawan saat Libur Lebaran, Anggap Pemkot Gagal 

harapanrakyat.com,- Aktivis GMNI Kota Banjar, Jawa Barat, prihatin dengan kondisi sepinya wisatawan yang berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Banjar saat momen libur lebaran...
Longsor TPT Rumah

Longsor TPT Rumah Terekam Kamera Amatir, Warga Singajaya Garut Panik

harapanrakyat.com,- Longsor Tembok Penahan Tebing (TPT) rumah di Garut, Jawa Barat, terekam kamera amatir warga. Meski tidak ada korban jiwa, namun insiden ini membuat...
Kaleng Kue Lebaran

Balita di Garut Kepalanya Tersangkut Dalam Kaleng Kue Lebaran, Petugas Damkar Turun Tangan

harapanrakyat.com,- Seorang balita di Garut, Jawa Barat, kepalanya tersangkut ke dalam kaleng kue lebaran, Sabtu (5/4/2025). Balita tersebut menangis kesakitan sehingga orang tuanya harus...
Obyek Wisata Curug Panganten

Remaja Asal Tasik Berenang di Obyek Wisata Curug Panganten Ciamis Berujung Maut

harapanrakyat.com,- Seorang remaja asal Kabupaten Tasikmalaya berenang di obyek wisata Curug Panganten, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, berujung maut. Remaja bernama Rifki...
Tersambar Petir Saat Mandi

Seorang Warga di Tasikmalaya Tersambar Petir Saat Mandi

harapanrakyat.com,- Seorang warga di Kampung Cikajar, Kelurahan Leuwibudah, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, tersambar petir saat sedang mandi di rumahnya, Sabtu (5/4/2025). Beruntung korban...