Berita Pangandaran (harapanrakyat.com).- Sebanyak 4 orang warga Kecamatan/Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, kembali dinyatakan positif Covid-19. Warga yang terkonfirmasi positif yakni 3 orang dari Desa Wonoharjo dan 1 orang lainya dari Desa Babakan.
Hal tersebut membuat sejumlah sekolah di Kecamatan Pangandaran sementara ini tutup lagi. Korwil Pendidikan Pangandaran, Gani Karnadi membenarkan, jika beberapa sekolah di Kecamatan Pangandaran untuk sementara ini ditutup.
“Karena ada penambahan kasus baru Covid-19, pembelajaran tatap muka sementara ini dihentikan dulu,” ujar Gani, Kamis (22/10/2020).
Penutupan sekolah itu dilakukan sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah.
“Kami khawatir siswa Pangandaran terkena dampaknya, makanya sejumlah sekolah terpaksa tutup lagi,” katanya.
Untuk proses KBM, saat ini guru kembali mendatangi rumah siswa.
“Guru mengajar di rumah siswa, belum tahu sampai kapan menunggu intruksi dari Gugus Tugas dan Dinas Pendidikan saja,” jelas Gani.
Adapun sekolah yang ditutup yakni di Desa Wonoharjo 4 sekolah, Babakan 3 sekolah dan Pangandaran 6 SD, 1 SMA dan 1 SMP.
Sementara itu Ketua Tim Gugus Tugas Kabupaten Pangandaran drg Yani Marzuki membenarkan 4 orang warga kecamatan Pangandaran positif Covid-19.
Saat ini sudah mendapat perawatan di RSUD Pandega Pangandaran.
“Mereka akan menjalani isolasi mandiri selama 14 hari kedepan serta mendapat perawatan RSUD Pandega,” katanya.
Pihaknya bersyukur 4 warga yang saat ini berada di RSUD Pandega Pangandaran kondisinya terus membaik.
“Kami berharap setelah isolasi mandiri semuanya sembuh total,” pungkas Yani. (Entang/R8/HR Online)