Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Seorang warga Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, positif Corona. Hal ini berimbas pada sepinya Taman Surawisesa.
Ajid, warga Desa Kawali mengatakan, sejak satu minggu terakhir setelah beredar kabar adanya salah seorang warga Kecamatan Kawali yang positif Corona, Taman Surawisesa menjadi sepi.
“Jangankan masyarakat setempat, pengunjung yang biasa banyak berdatangan dari luar daerah tidak seperti hari-hari biasanya,” kata Ajid.
Menurut Ajid, masyarakat kemungkinan sudah sadar dalam menerapkan protokol kesehatan. Sehingga timbul rasa takut terkontaminasi atau terpapar virus Corona.
“Orang-orang sekarang lebih banyak memilih diam tinggal di rumahnya masing masing. Ketimbang bermain di Taman Surawisesa yang menjadi tempat kerumunan. Mereka sadar bahwa yang namanya pusat keramaian bisa menjadi klaster baru dalam penyebaran virus Corona. Terlebih, kalau terjadi adanya kerumunan aparat setempat selalu mengobrak-ngabriknya,” katanya.
Ajid menambahkan, kalau saja masyarakat sudah sepenuhnya sadar dalam menerapkan protokol kesehatan dapat dipastikan pandemi Corona akan cepat berakhir.
“Sebab, apabila Kecamatan Kawali sudah zona aman, dengan sendirinya selain Taman Surawisesa menjadi ramai, para pedagang yang biasa berjualan di sekitar Taman Surawisesa pun bisa leluas aman, dan nyaman. Tidak ada kekhawatiran akan tertular virus yang mematikan,” katanya.
Sementara itu, data Covid-19 Kabupaten Ciamis yang dirilis tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menunjukkan 22 orang masih dinyatakan positif per Selasa, 22 September 2020, dari total 62 orang kasus konfirmasi positif Covid-19.
Pasien yang sembuh sebanyak 38 orang, sedangkan pasien yang meninggal 2 orang. Dari 22 orang yang masih positif Covid-19 tersebut, 3 orang dirawat di RSUD Ciamis. Sementara 19 orang lainnya menjalani isolasi mandiri. (Edji/R7/HR-Online)