Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Seorang kakek ditemukan mengambang di Sungai Citanduy, tepatnya wilayah Lingkungan Cikadu, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Jawa Barat, Minggu (27/09/2020) pagi tadi. Tubuh kakek yang mengambang itu dalam keadaan sudah tidak bernyawa.
Terungkap kakek yang tewas mengambang itu bernama Karsa (80), warga Dusun Cibeureum, RT. 8/3, Desa Balokang, Kecamatan Banjar, Kota Banjar. Sebelumnya pihak keluarga sempat melaporkan korban hilang.
Menurut keterangan dari Kapolsek Purwaharja, Iptu. Taufik Mauludiana, bahwa pertama kali yang menemukan korban mengambang adalah warga yang tengah memancing. Tepatnya Sungai Citanduy wilayah Lingkungan Cikadu, Kelurahan Karangpanimbal, Kecamatan Purwaharja, pada Minggu pagi tadi.
Saat warga menemukan korban mengambang, tubuhnya sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Namun, kondisi baju yang ia pakai masih lengkap. “Tadi pagi kejadiannya. Warga yang menemukan langsung melapor kepada kepolisian,” katanya, kepada HR Online.
Setelah adanya laporan tersebut, pihaknya bersama tim petugas dari BPBD Kota Banjar langsung mendatangi lokasi temu mayat tersebut untuk melakukan evakuasi.
“Setelah evakuasi korban langsung kami bawa ke rumah sakit guna pemeriksaan lebih lanjut,” kata Iptu. Taufik.
Baca Juga : Kakek yang Menghilang di Ciamis Ditemukan Sudah Jadi Mayat
Sempat Dinyatakan Hilang
Ia juga menjelaskan, sebelumnya korban sempat pamit kepada keluarganya bahwa ia akan pergi ke daerah Rancah, Kabupaten Ciamis pada hari Sabtu siang kemarin.
Namun, mengingat kondisi sang kakek sudah tua dan keluarga juga merasa khawatir jika terjadi sesuatu dalam perjalanan, sehingga ada salah seorang pihak keluarganya yang tidak mengizinkannya pergi.
Kemudian setelah itu, karena sampai sore hari sang kakek belum juga pulang, pihak keluarga pun berusaha mencari keberadaan sang kakek sampai malam hari. Tetapi pihak keluarganya masih belum juga menemukannya.
“Pagi ini ada temu mayat. Setelah proses identifikasi, korban ternyata orang yang sebelumnya dikabarkan hilang oleh keluarganya,” terang Iptu. Taufik.
Saat ini, pihak petugas sudah menyerahkan mayat korban kepada keluarganya. Rencananya akan langsung dikebumikan pada hari ini juga.
“Pihak keluarga tidak mau ada autopsi. Pihak keluarga sudah menerima kejadian tersebut sebagai musibah,” pungkasnya. (Muhlisin/R3/HR-Online)