Berita Ciamis (harapanrakyat.com),- Sejumlah warga Ciamis menyayangkan lambatnya hasil swab test dari Pemkab Ciamis melalui Gugus Tugas Covid-19. Sehingga membuat sebagian ada yang terpaksa melakukan tes swab mandiri.
Seperti adanya temuan sejumlah orang dari Kecamatan Purwadadi yang terkonfirmasi positif covid-19 membuat warga resah, apalagi mereka yang kontak langsung.
Cuking, salah satu warga, mengaku sengaja melakukan tes secara mandiri ke Puskesmas Cikembulan Pangandaran setelah adanya pengumuman sejumlah orang terpapar covid-19.
Ia bersama sejumlah pegawai, mulai dari kecamatan, desa, ASN dan lainnya datang langsung ke Pangandaran untuk swab.
“Saya kan kontak langsung dengan yang positif itu. Karena ingin cepat mengetahui hasil tesnya, makanya ke Pangandaran saja,” ujarnya kepada HR Online, Jum’at (25/9/2020).
Cuking menyebut, hasil swab dari Ciamis cukup lama. Hal ini berbeda dengan Pangandaran yang hanya menunggu 2 jam langsung bisa tahu, dan alhamdulillah 10 orang ini semuanya negatif,” pungkasnya.
baca juga: 3 Petugas Kesehatan Positif Covid-19, PKM Purwadadi Ciamis Ditutup
Beni Oktavia, warga lainnya, mengatakan, ia merasa cemas setelah wilayah Purwadadi masuk zona merah pasca adanya orang yang terkonfirmasi positif covid-19.
Sebelum adanya tracking dari dinkes, kata Beni, ia lebih memilih langsung swab ke Pangandaran.
“Kalau ke ciamis hasilnya tidak bisa langsung tahu karena pemerintah Ciamis tidak memiliki alatnya. Sedangkan sampelnya harus ke lab provinsi dulu, jadi lebih lama,” ujarnya.
Ia harap proses tracking wilayah Ciamis bisa lebih cepat. Jangan sampai, ujar Beni, warga lainnya memilih ke daerah lain.
“Katanya Ciamis sudah punya, tapi masih harus ke provinsi dulu. Sayang sekali kan kalau tidak dioperasikan secara cepat, apalagi ini salah satu bentuk penanganannya,” pungkasnya. (Es/R6/HR-Online)