Berita Ciamis (harapanrakyat.com),- Digigit anjing liar, seorang murid SDN 2 Kepel, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, harus dilarikan ke RSUD Kota Banjar untuk mendapatkan perawatan medis. Kejadian tersebut menimpa Pai (11). Kedua kakinya mengalami luka robek.
Bukan hanya Pai saja yang mendapat serangan anjing liar, tapi juga temannya, Eneng (11), warga Dusun Mekarmulya, Desa Kepel, Kecamatan Cisaga. Namun, Eneng tidak sampai terluka karena gigitan anjing liar itu hanya mengenai bagian celananya saja.
Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana), Ade Waluya, yang juga warga Kecamatan Cisaga, membenarkan bahwa telah terjadi penyerangan anjing liar kepada murid SD.
“Kejadian penyerangan anjing liar kepada siswa SD sudah berturut-turut, yakni pada hari Rabu dan Kamis kemarin,” terangnya, Jum’at (04/09/2020).
Baca Juga : Hiburan Adu Bagong- Anjing Masih Dilestarikan di Kota Banjar
Lanjut Ade, insiden penyerangan anjing liar terhadap Pai terjadi pada hari Rabu sekitar pukul 12.00 WIB, saat korban sedang bermain di lapangan sepak bola Desa Kepel.
Ketika sedang asik bermain, tiba-tiba muncul anjing liar dan mengejar korban. Pada saat kejadian, Pai sempat berusaha lari, namun kalah cepat karena badanya gemuk. Pai pun langsung digigit anjing liar hingga kedua kakinya mengalami luka robek.
Beruntung, pada saat kejadian warga sekitar melihatnya dan langsung menolong korban. Akibat luka robeknya cukup serius, sehingga anak tersebut harus mendapat perawatan medis.
Kemudian, kesokan harinya, yakni Kamis, sekitar pukul 13.00 WIB dengan lokasi yang sama, ada anak perempuan lewat. Tiba-tiba anjing liar itu muncul dan langsung menyerangnya.
“Bersyukur hanya mengenai bagian roknya, karena korban keburu menghindar. Kejadian itu, membuat warga resah, sehingga warga melakukan berbagai upaya untuk menangkap anjing liar tersebut,” kata Ade. (Fahmi/R3/HR-Online)