Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Wisata Tangguh Lodaya di kawasan Wana Wisata Situ Mustika, Kota Banjar, Jawa Barat, merupakan salah satu program dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi bidang pariwisata kawasan tersebut.
Wali Kota Banjar, bersama Kapolres Banjar, serta Danramil 1313/Banjar, meresmikan program tersebut pada Selasa (25/08/2020).
Wali Kota Banjar, Hj. Ade Uu Sukaesih, dalam sambutannya, mengatakan, walaupun sedang masa pandemi, namun jangan menjadi alasan untuk tidak bergerak maju dalam keterpurukan ekonomi saat ini.
“Kita harus tetap bersyukur dan berbagi kepada orang-orang yang membutuhkan. Alhamdulillah juga, walaupun sekarang keadaaan sedang seperti ini, kita tetap bisa membuat acara ini dengan tetap menjaga jarak dan menggunakan masker,” ujar Ade Uu.
Wali Kota Banjar juga mengatakan, Wana Wisata Situ Mustika sempat mengalami kesulitan akibat pandemi Covid-19. Namun, pihaknya berupaya mencari cara agar tempat wisata ini bisa tangguh kembali. Salah satunya melalui program Wisata Tangguh Lodaya.
Sementara itu, Kapolres Banjar, AKBP. Melda Yanny, mengatakan, peresmian Wisata Tangguh Lodaya ini sebagai bentuk dukungan terhadap bidang pariwisata di Kota Banjar supaya tetap produktif. Meskipun sekarang ini dalam masa pandemi.
“Walaupun dalam masa pandemi, namun kita harus tetap produktif. Tempat wisata ini bisa menjadi tempat untuk refreshing. Namun, tetap menerapkan protokol kesehatan,” katanya.
Menurut AKBP. Melda Yanny, Wisata Tangguh Lodaya Situ Mustika juga turut mendukung ketahanan pangan, dengan merealisasikan bibit tanaman. Selain itu, juga melakukan penaburan benih ikan ke dalam situ.
Pengelola Situ Mustika Terus Berinovasi
Pengelola Wana Wisata Situ Mustika, Den Ato, menambahkan, Wana Wisata Situ Mustika hadir dengan memberikan kontribusi untuk pembangunan Kota Banjar, khususnya bidang keparawisataan.
Untuk itu, pihaknya pun akan terus berinovasi agar keberadaan tempat wisata ini mampu menarik wisatawan, baik lokal maupun wisatawan dari luar daerah.
“Jadi ketika mereka berada di Kota Banjar tidak hanya sekedar lewat saja, tapi juga mengeluarkan uang,” kata Den Ato.
Sementara itu, Manajemen Wana Wisata Situ Mustika, Opik Edward, menambahkan, masyarakat Kota Banjar adalah pelaku, bukan penonton. Masyarakat juga sebagai pelaku utama untuk menjaga Wisata Situ Mustika ini.
Dalam kesempatan tersebut, Wisata Tangguh Lodaya bidang keagamaan telah menyantuni anak yatim, jompo, dan duafa. Pihak pengelola Situ Mustika sudah biasa membagikan santunan kepada anak yatim setiap tanggal 25. (Aji/Koran HR)