Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Pelaksanaan upacara 17 Agustus di sejumlah kecamatan di Pangandaran dikabarkan bakal berlangsung secara sederhana. Hal ini disebabkan pandemi covid-19 yang menuntut untuk tidak melibatkan banyak orang.
Seperti di Kecamatan Padaherang misalnya, peserta upacara hanya dihadiri oleh Kepala Desa serta Muspika Kecamatan Padaherang.
Tak hanya itu, pengibar bendera yang biasanya jumlahnya cukup banyak, pada upacara nanti hanya 3 orang Paskibra.
“Setelah kami melakukan rakor dengan semua Kepala Desa, Muspika, Korwil Pendidikan, Puskesmas dan lainnya, disepakati pelaksanaannya berlangsung sederhana,” kata Camat Padaherang, Kustiman, Rabu (12/8/2020).
Baca juga: Pasukan Pengibar Bendera di Kota Tasikmalaya Hanya 4 Orang
Dalam kondisi seperti ini, ia harap masyarakat dapat memahami dan memaklumi perayaan yang biasanya semarak berubah drastis menjadi sederhana.
Ia menyebut, peringatan yang melibatkan sedikit orang tidak hanya di Padaherang saja, akan tetapi di kecamatan lain juga sama.
“Peserta yang hadir juga diwajibkan mematuhi protokol kesehatan,” pungkasnya.
Ketua Penyelenggara Kecamatan Padaherang, Endang Mulyono, menjelaskan, meskipun saat ini Pangandaran memasuki zona hijau, namun sebagaimana aturan dari Provinsi dan Pusat kegiatan tahunan ini menjadi terbatas.
“Ya kita persiapkan segala sesuatunya agar pada pelaksanaan nanti bisa berlangsung khidmat. Paling penting adalah nilai dari peringatan tersebut dapat kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (Entang/R6/HR-Online)