Sabtu, April 5, 2025
BerandaBerita TerbaruRapid Test Corona Baru dengan Air Liur, Pengujian Cepat Skala Besar

Rapid Test Corona Baru dengan Air Liur, Pengujian Cepat Skala Besar

Para ilmuwan Amerika berhasil menemukan teknik rapid test Corona baru dengan menggunakan air liur. Temuan ini memungkinkan untuk melakukan tes Covid-19 dalam skala besar dengan cepat dan valid.

Para tenaga medis belakangan sering menggunakan Rapid test atau tes cepat untuk mendeteksi seseorang tertular atau tidaknya virus Corona. Alat tes ini berguna untuk mencegah penularannya dengan melakukan isolasi atau perawatan di rumah sakit.

Namun alat rapid test yang ada saat ini dengan cara mengambil sampel darah penderita. Namun hasil tes ini sering tidak akurat sehingga perlu mengikuti test lainnya seperti swab test.

Swab test sendiri memakai pola pemeriksaan dengan cara mengusap bagian nesofaring pada hidung atau langit-langit mulut. Kemudian sampel dari hidung itu diperiksa di laboratorium. Namun sejumlah pihak menganggap cara ini agak ribet dan hasilnya membutuhkan waktu yang agak lama.

Alternatif Rapid Test Corona Baru

Menghadapi tantangan kebutuhan adanya alat tes yang cepat dan massal, para ilmuwan dari University of Illinois Amerika Serikat akhirnya menemukan solusinya. Metode baru itu dengan sebutan rapid test saliva.

Berbeda dengan tes swab yang melakukan usap nasofaring yang berbelit, rapid test Corona baru ini hanya dengan mengambil sample air liur. Cara ini tentu sangat mudah dan bisa melakukan pemeriksaan cepat dengan jumlah orang hingga puluhan ribu dalam sehari.

Baca juga: Arti Reaktif Covid-19 Berdasarkan Rapid Test, Ini Penjelasannya

Orang yang akan mengikuti tes cukup dengan mengeluarkan sedikit air liur dan kemudian memasukkannya ke dalam tabung reaksi steril. Selanjutnya sampel air liur akan langsung mendapat analisa dan bisa mengetahui hasilnya dalam beberapa menit.

“Rapid test Corona baru melalui air liur ini bisa mengatasi kendala waktu, biaya, dan sumber daya. Alat baru ini mempunyai fitur unik yang memungkinkan tes cepat dan sering dalam skala besar,” kata Dr Martin Burke, mengutip dari laman Scitech Daily.

Memproduksi Secara Massal

Profesor kimia dari University of Illinois yang ikut merancang alat tes ini juga menyatakan kemampuan alat ini dalam memberikan hasil secara cepat dan akurat. Rencananya, kata Burke, pihaknya akan memproduksi alat ini secara massal agar tersedia secara luas.

Baca juga: Kriteria Pasien Sembuh Corona, Tanpa Melakukan 2 Kali Tes Swab

Alat tes Covid-19 baru yang berbasis air liur ini kabarnya telah mendapat persetujuan dari lembaga Food and Drug Association (FDA) Amerika Serikat. Karena itulah alat tes ini bisa beredar secara luas.

Temuan teknik rapid test Corona baru ini sangat menggembirakan di tengah makin meluasnya pandemi Corona di berbagai negara di seluruh dunia. Amerika Serikat sebagai negara terbanyak jumlah kasus Covid-19 telah melibatkan banyak ilmuwan untuk mengatasinya.

Kehadiran alat tes cepat untuk virus Corona ini sangat penting. Karena, menurut Rebecca Lee Smith, profesor patobiologi Universitas Illinois, virus corona sangat cepat menular dari tubuh seseorang yang terinfeksi.

“Begitu seseorang terinfeksi, jumlah virus akan meningkat sangat cepat pada tubuh. Dengan melakukan tes cepat, seseorang yang terpapar bisa segera mendapat pertolongan sebelum menjadi parah dan menularkan kepada orang lain,“ katanya.

Kemampuan Alat Rapid Test Corona Baru

Selain berguna untuk penanganan cepat, hasil tes yang cepat juga penting agar orang yang terpapar tidak akan menularkannya kepada orang lain. “Semakin cepat mengetahui hasil tes, maka semakin cepat kita dapat menghentikan penyebarannya,” tambahnya.

Baca juga: Jenis Alat Test Covid-19 yang Wajib Anda Tahu

Alat rapid test Corona baru hasil temuan para ahli University of Illinois, Urbana Amerika Serikat ini kabarnya mampu melakukan pengujian terhadap 20.000 orang dalam waktu sehari saja.

Penemuan alat rapid test Corona baru ini, menurut Rebecca Lee Smith, ternyata merupakan bagian dari strategi penting menghadapi pandemi Covid-19. Strategi mereka mencakup tiga tahapan pelaporan data, pemodelan, dan penggunaan aplikasi.

Dengan alat rapid test Corona baru, mereka melakukan langkah dengan memberi istilah “target, uji, beri tahu”. Para ilmuwan itu bekerja sama dengan lembaga kesehatan setempat melakukan pelacakan kontak dan isolasi bagi individu yang terbukti positif terinfeksi corona. (R11/HR-Online)

Cara Mengaktifkan Notifikasi Prioritas Apple Intelligence di iPhone

Cara Mengaktifkan Notifikasi Prioritas Apple Intelligence di iPhone

Notifikasi Prioritas Apple Intelligence jadi salah satu inovasi terbaru di iPhone. Sebagaimana yang kita tahu, iPhone termasuk ponsel berkelas dan tak pernah berhenti berinovasi....
Cara Pasang PP Guard Facebook, Jaga Keamanan Foto Profil

Cara Pasang PP Guard Facebook, Jaga Keamanan Foto Profil

Cara pasang PP Guard Facebook mungkin sedang Anda butuhkan saat ini. Facebook adalah salah satu media sosial terbesar di dunia, namun sayangnya, foto profil...
Sejarah Tumenggung Kopek, Jejak yang Penuh Misteri

Sejarah Tumenggung Kopek, Jejak yang Penuh Misteri

Tidak semua tokoh besar mendapat tempat dalam buku sejarah Indonesia. Beberapa nama tetap hidup melalui cerita lisan yang diwariskan turun-temurun. Sejarah Tumenggung Kopek adalah...
Nissan Micra EV 2025, Transformasi Ikonik ke Era Listrik

Nissan Micra EV 2025, Transformasi Ikonik ke Era Listrik

Nissan baru saja memperkenalkan generasi terbaru dari Nissan Micra EV 2025. Mobil Nissan terbaru tersebut kini bertransformasi menjadi kendaraan listrik sepenuhnya. Nissan Micra atau...
Pemandian Air Panas

Menikmati Wisata Pemandian Air Panas Cileungsing Sumedang Saat Libur Lebaran

harapanrakyat.com,- Obyek wisata Pemandian Air Panas Cileungsing di Cilangkap, Kecamatan Buahdua, Sumedang, Jawa Barat, kembali menarik ribuan wisatawan pada libur Lebaran 2025. Destinasi wisata ini...
Obyek Wisata Sepi Pengunjung

Obyek Wisata Sepi Pengunjung Saat Libur Lebaran, Wali Kota Banjar: Perlu Ada Perubahan

harapanrakyat.com,- Wali Kota Banjar, Jawa Barat, Sudarsono, menanggapi perihal sejumlah obyek wisata sepi pengunjung pada momen libur Lebaran 2025. Sudarsono mengatakan, Pemerintah Kota Banjar ke...