Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Operasi Patuh Lodaya 2020, Polres Banjar, Polda Jabar sudah berlangsung 12 hari hingga hari Senin (03/08/2020). Selama 12 hari itu, setidaknya ada 2.279 pengendara yang terjaring razia dalam operasi tersebut.
Dari jumlah pelanggar lalu lintas sebanyak itu, 275 pelanggar dilakukan penilangan. Sementara sisanya sebanyak 2.004 dilakukan peneguran.
Kapolres Banjar, AKBP. Melda Yanny, melalui Kasat Lantas Polres Banjar, AKP. Herman Junaidi, mengatakan, pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh pengendara pada Operasi Patuh Lodaya 2020 kali ini didominasi pengemudi roda dua. Jumlahnya mencapai 254 pengendara.
Sedangkan sisanya sebanyak 21 pelanggaran dilakukan oleh pengendaran roda empat. Beberapa jenis pelanggaran yang dilakukan oleh pengendara roda dua di antaranya tidak mengenakan helm, dan melawan arus lalu lintas.
Baca Juga : Pengendara Dapat Hadiah dari Polres Banjar Saat Operasi Patuh Lodaya
Pada pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya kali ini, pihak kepolisian lebih memprioritaskan imbauan dan penyuluhan kepada para pengendara. Seperti mematuhi protokol kesehatan, terutama selalu menggunakan masker.
“Kami berberharap kepada seluruh masyarakat Kota Banjar untuk tetap mematuhi peraturan lalu lintas. Juga menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19,” kata AKP. Herman Junaidi.
Operasi Patuh, Kapolres Banjar Beri Hadiah
Dalam Operasi Patuh Lodaya 2020 ini, Kapolres Polres Banjar juga memberikan hadiah kepada sejumlah pengendara yang mematuhi peraturan lalu lintas dan menerapkan protokol kesehatan.
Hadiah yang diberikan berupa sembako dan makanan ringan.
Hadiah tersebut sebagai bentuk apresiasi terhadap pengendara yang disiplin terhadap peraturan lalu lintas dan protokol kesehatan. Hadiah diberikan langsung oleh Kapolres Banjar, AKBP. Melda Yanny. (Muhlisin/R3/HR-Online)