Sabtu, April 5, 2025
BerandaBerita TerbaruMalam 1 Suro Penuh Mistis, Sederet Ritual Ini Dilakukan Masyarakat

Malam 1 Suro Penuh Mistis, Sederet Ritual Ini Dilakukan Masyarakat

Malam 1 Suro penuh mistis karena banyak ritual yang biasa dilakukan oleh masyarakat Jawa. Dalam kalender Jawa, 1 Suro adalah hari pertama di bulan Suro atau Sura yang bertepatan dengan tanggal 1 Muharram dalam kalender Hijriah.

Malam 1 Sura sudah ada sejak masa kejayaan Sultan Agung Hanyokrokusumo di daerah Kerajaan Mataram Islam. Sultan Agung ingin memperluas ajaran agama Islam di pulau Jawa.

Ia pun memadukan penanggalan dalam kalender Hijriah dengan penanggalan kalender warisan Hindu. Malam satu Sura memang dikenal sakral, penuh mistis, dan dianggap keramat.

Biasanya malam 1 Sura diperingati setelah waktu Magrib di hari sebelum masuk tanggal 1 Muharram atau 1 Suro. Masyarakat tanah Jawa percaya bahwa di malam tersebut Aji Saka bakal datang.

Aji Saka dipercaya mampu membebaskan manusia dari gangguan makhluk ghaib. Karena itulah, untuk memperingati malam 1 Sura banyak ritual yang dilakukan oleh masyarakat Jawa.

Saat tiba malam 1 Muharram ini, ada lima ritual yang biasa dilakukan oleh masyarakat. Apa saja ritualnya? Berikut ini penjelasannya yang dirangkum HR Online dari berbagai sumber.

Malam 1 Suro Penuh Mistis dengan Sederet Ritualnya

Siraman

Masyarakat di tanah Jawa biasa menyambut malam 1 Sura ini dengan beragam tradisi. Salah satunya melakukan siraman. Pada malam ini, siraman yang dilakukan adalah mandi besar. Air untuk siraman menggunakan bunga atau kembang setaman.

Hal ini merupakan bentuk “sembah raga”, tujuannya untuk menyucikan diri sekaligus sebagai tanda diawalinya bulan Muharram atau Sura.

Ketika melakukan siraman diharuskan sambil membaca do’a, serta memohon kepada Tuhan agar kita senantiasa diberi keselamatan dari segala bencana, musibah, kecelakaan, dan juga berbagai hal buruk lainnya.

Ritual siraman ini dimulai dengan membasuh badan sebanyak 7 kali dari ujung kepala. Tapi, bisa juga sebanyak 11 kali sampai 17 kali.

Baca Juga : Malam 1 Sura dan Mitos-mitos yang Menyelimutinya

Siraman ini baiknya dilakukan tidak di dalam rumah. Jadi sebaiknya dilakukan di bawah langit dengan maksud untuk mempersatukan jiwa dan raga kita dengan alam semesta.

Tapa Mbisu (Membisu)

Malam 1 Suro penuh mistis dan ritual lain yang biasa dilakukan ialah Tapa Mbisu, yakni menjaga lisan. Artinya, aalam ritual ini kita diharuskan menjaga ucapan. Cukup mengatakan hal-hal baik saja.

Sebab, dalam bulan Suro ini do’a-do’a akan lebih mudah terwujud. Karena itulah, pada malam keramat ini jangan sampai ada masyarakat yang berkata hal-hal tidak baik. Karena, hal jelek itu bisa saja terwujud lantaran sudah terucapkan langsung dari mulut kita.

Berziarah

Pada bulan Muharram ini, biasanya masyarakat Jawa lebih menggiatkan untuk berziarah ke makam-makan leluhurnya yang sudah banyak berjasa.

Selain medo’akan hal-hal baik, malakukan ziarah juga menjadi salah satu bentuk bahwa kita hormat terhadap leluhur-leluhur kita.

Bagi masyarakat Jawa, malam 1 Suro penuh mistis lantaran makam menjadi tempat bersejarah dan dapat dijadikan sebagai tempat atau sarana penghormatan.

Oleh karena itu, makam-makam dari para leluhur suku Jawa ini sangat dihormati, dan tentunya selalu dirawat dengan baik.

Sesaji Bunga Setaman

Malam 1 Sura penuh mistis karena banyak ritual yang biasa dilakukan masyarakat, khususnya di tanah Jawa ini. Salah satunya menyediakan sesaji bunga setaman.

Selain dipakai untuk siraman, bungan jenis tersebut dipersiapkan dalam sebuah wadah yang bersih berisikan air bening. Kemudian disimpan di dalam rumah.

Sama halnya seperti ziarah, ritual sesaji bunga setaman ini untuk penghormatan kepada leluhur-leluhur yang telah banyak berjasa. Ritual sajian bungan setaman juga memiliki makna, sesuai dengan beragam jenis bunga yang telah disiapkan.

Jenis bunga yang disajikan meliputi bunga kantil, mawar putih, mawar merah, melati, dan bunga kenanga. Semua jenis bunga tersebut punya do’a-do’a agung kepada Tumah, serta di dalamnya teriras makna.

Memandikan Barang Pusaka

Malam 1 Sura penuh mistis di mana masyarakat Jawa yang punya barang pusaka, seperti halnya keris, akan memandikannya. Mereka percaya jika keris atau barang pusaka yang dimandikan saat malam 1 Suro bakal membawa kebaikan dari Tuhan Yang Maha Esa.

Bagi masyarakat Jawa, benda pusaka merupakan keterampilan serta karya cipta bidang seni dari para leluhur. Karya tersebut mempunyai falsafah hidup yang begitu tinggi, sehingga sepatutnya untuk dihormati.

Oleh karena itu, malam 1 Muharram atau Sura adalah waktu yang sakral dan baik untuk memandikan beragam benda pusaka. (Eva/R3/HR-Online)

Cara Pasang PP Guard Facebook, Jaga Keamanan Foto Profil

Cara Pasang PP Guard Facebook, Jaga Keamanan Foto Profil

Cara pasang PP Guard Facebook mungkin sedang Anda butuhkan saat ini. Facebook adalah salah satu media sosial terbesar di dunia, namun sayangnya, foto profil...
Sejarah Tumenggung Kopek, Jejak yang Penuh Misteri

Sejarah Tumenggung Kopek, Jejak yang Penuh Misteri

Tidak semua tokoh besar mendapat tempat dalam buku sejarah Indonesia. Beberapa nama tetap hidup melalui cerita lisan yang diwariskan turun-temurun. Sejarah Tumenggung Kopek adalah...
Nissan Micra EV 2025, Transformasi Ikonik ke Era Listrik

Nissan Micra EV 2025, Transformasi Ikonik ke Era Listrik

Nissan baru saja memperkenalkan generasi terbaru dari Nissan Micra EV 2025. Mobil Nissan terbaru tersebut kini bertransformasi menjadi kendaraan listrik sepenuhnya. Nissan Micra atau...
Pemandian Air Panas

Menikmati Wisata Pemandian Air Panas Cileungsing Sumedang Saat Libur Lebaran

harapanrakyat.com,- Obyek wisata Pemandian Air Panas Cileungsing di Cilangkap, Kecamatan Buahdua, Sumedang, Jawa Barat, kembali menarik ribuan wisatawan pada libur Lebaran 2025. Destinasi wisata ini...
Obyek Wisata Sepi Pengunjung

Obyek Wisata Sepi Pengunjung Saat Libur Lebaran, Wali Kota Banjar: Perlu Ada Perubahan

harapanrakyat.com,- Wali Kota Banjar, Jawa Barat, Sudarsono, menanggapi perihal sejumlah obyek wisata sepi pengunjung pada momen libur Lebaran 2025. Sudarsono mengatakan, Pemerintah Kota Banjar ke...
Ulefone Armor 30 Pro Rilis dengan Inovasi dan Fitur Canggih

Ulefone Armor 30 Pro Rilis dengan Inovasi dan Fitur Canggih

Ulefone baru saja merilis Armor 30 Pro, sebuah smartphone tangguh yang menggabungkan daya tahan luar biasa dengan teknologi terkini. Dirancang khusus untuk pengguna yang...