Berita Jabar (harapanrakyat.com).- Pemprov Jabar mendapat dukungan dari perusahaan farmasi Inggris dan Swedia, AstraZeneca, dalam upaya memerangi COVID-19 di Jawa Barat.
Dukungan tersebut diberikan dalam bentuk bantuan 40 ribu masker serta 400 AP atau alat pelindung diri untuk petugas medis.
AstraZeneca lewat PT AstraZeneca Indonesia juga memberikan donasi reagen Polymerase Chain Reaction (PCR) kepada Kemenkes RI untuk dibagikan ke sejumlah wilayah termasuk Jawa Barat.
Selain dalam bidang penanganan COVID-19, AstraZeneca juga rencananya akan bekerjasama dalam bidang lingkungan, yakni lewat program pelestarian hutan dan penanaman pohon melalui program “AstraZeneca Forest”.
Perusahaan rencananya bakal menanam 20 juta pohon di Jawa Barat dan Kalimantan, dari total 50 juta pohon yang bakal ditanam di seluruh dunia.
Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyambut baik program “AstraZeneca Forest” tersebut. Hanya saja, ia meminta agar pohon yang ditanam tersebut harus memiliki nilai ekonomis agar bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Harus bisa dibedakan, di Jawa Barat dan Kalimantan. Kalau di Kalimantan tidak banyak orang, tapi di Jabar banyak orang,” ujar Emil (sapaannya).
Sehingga ia menyarankan untuk menanam pohon-pohonnya yang bernilai ekonomis.
“Kita harus usung 3P yakni, people-profit-planet. Dengan itu, maka kemiskinan akan terentaskan, lingkungan terselamatkan, dan manusia juga sejahtera,” katanya.
Sementara itu, Direktur PT AstraZeneca Indonesia Rizman Abudaeri, AstraZeneca bakal berkontribusi terhadap kehidupan berkelanjutan di bumi.
Semangat tersebut, kata dia, dibuktikan lewat program penanaman 50 juta pohon di seluruh dunia, salah satunya juga Program Citarum Harum di Jabar.
“10 juta pohon akan ditanam di Tanjung Puting Kalimantan. Lalu 10 juta lagi akan ditanam di sungai Citarum,” ungkapnya. (R8/HR Online)