Berita Ciamis (Harapanrakyat.com),- Kabupaten Ciamis memiliki banyak pelaku UMKM yang bergerak di produksi makanan ringan. Seperti Sotong, cemilan khas Ciamis yang terbuat dari tepung ini banyak dijumpai di Ciamis dijual bersama tahu bulat di mobil bak terbuka.
Terkadang kita sering mendengar melalui pengeras suara mobil dengan ciri khas ‘Tahu bulat aya, sotong aya’ dengan harga yang cukup murah Rp 500 saja. HR Online mencoba berkunjung ke salah satu rumah produksi sotong di Dusun Desa, Desa Jalatrang, Kecamatan Cipaku, Ciamis, Jawa Barat.
Industri rumahan tersebut milik Mumuh Miftahudin (35) yang dirintisnya sejak tahun 2018 lalu. Ia memulai usahanya hanya bermodalkan Rp 5 juta dengan 5 orang pegawai. Sotong khas Ciamis ini berebeda dengan buatan dari daerah lain. Meski tak menggunakan ikan laut dan sejenisnya, namun memiliki rasa yang gurih dan renyah serta empuk di dalam.
Sotong cemilan khas Ciamis ini hanya menggunakan tepung terigu dan tapioka yang diolah sebagai adonan. Kemudian dicampur dengan resep khusus. Adonan tersebut kemudian digulung panjang sedikit menyerupai otak-otak namun lebih besar dan panjang.
Seiring dengan berjalannya waktu, usaha sotong Mumuh cukup berhasil dan kini mampu memberdayakan masyarakat sekitar sampai 15 orang. Dalam sehari, produksi sotong mencapai 20 ribu bungkus, per bungkusnya berisi 10 buah. Harganya pun cukup murah, untuk sotong mentah sebungkusnya hanya Rp 2.000.
Bagi masyarakat yang ingin menjadi penjual sotong yang telah digoreng, ini merupakan salah satu bisnis menjanjikan. Asumsinya bila sebungkusnya Rp 2.000 dan dijual Rp 500, maka mendapat keungtungan Rp 3.000.
Sotong Cemilan Khas Ciamis yang Dipasarkan ke Luar Daerah
Cemilan sotong Ciamis ini ternyata sudah dipasarkan ke beberapa daerah di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Pemasaranannya juga selain melalui pesanan langsung juga melalui jaringan online.
“Alhamdulillah sudah dipasarkan ke Bekasi, Depok, Karawang sampai Jepara, Jawa Tengah. Juga di Ciamis bisa dengan mudah dijumpai di pasar atau pedagang keliling,” ucapnya.
Sementara, seorang warga, Dadi Haryadi (38) menuturkan sotong cemilan khas Ciamis ini sangat nikmat. Cocok untuk cemilan berbagai kalangan masyarakat, baik anak-anak sampai dewasa. Namun sejauh ini pengusaha sotong belum mendapat perhatian dari Pemerintah khususnya instansi terkait di Ciamis.
“Harapan kami, pemerintah ikut memperhatikan para pelaku UMKM, khususnya untuk produk sotong ini. Agar UMKM di Ciamis semakin maju dan masyarakat disekitarnya sejahtera,” pungkasnya. (Fahmi2/R9/HR Online)