Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Seorang ibu muda Sani Parwati (21), warga lingkungan Gang Setia RT 1 Rw 3 Kel/Kota Banjar, Jawa Barat, diduga menjadi korban percobaan pemerkosaan. Pelaku merupakan seorang tukang kredit pakaian keliling seribu atau Chebu di rumah kost korban, Rabu (12/8/2020).
Aksi percobaan perbuatan tak senonoh tersebut sempat dipergoki oleh tetangga korban. Namun pelaku berhasil kabur melarikan diri.
Ditemui awak media di RSUD Kota Banjar, Sani menuturkan, saat itu sekitar pukul 09:30 Wib ia tengah bersama anaknya istirahat tiduran di dalam rumah kostnya. Setelah itu, datang pelaku getok-getok pintu untuk menarik angsuran pakaian.
Setelah transaksi selesai, pelaku tidak langsung pergi tapi justru diam di depan rumah. Kemudian, tiba-tiba dia masuk lalu mengunci pintu kamar dan memaksa untuk melakukan perbuatan yang tak senonoh.
“Saya langsung berontak dan melawan. Lalu dia mencekik bagian leher. Saya gedor-gedor jendela minta tolong sama warga,” kata Sani kepada awak media.
Setelah berusaha menggedor jendela, lanjut Sani, karena mungkin takut ketahuan warga pelaku kemudian membuka pintu kamar dan kabur melarikan diri sambil menenteng sandalnya.
“Setelah saya menggedor jendela dia langsung kabur sambil menenteng sandal dan motornya ditinggal,” ujarnya.
Sani menyebutkan, saat melakukan aksinya itu pelaku mengenakan celana panjang berwarna hitam dan switer warna biru. Selain itu, pelaku memiliki ciri-ciri berkulit putih, rambut disemir warna kuning perak serta bertubuh pendek.
“Pelaku merupakan orang baru menggantikan teman sesama profesi yang sebelumnya itu menagih pembayaran,” katanya.
Tukang Chebu Sempat Dicegat
Tetangga korban, Sri Wahyuni menambahkan, saat mendengar suara orang menggedor jendela ia langsung mendatangi kamar kos korban untuk memberikan pertolongan.
Setelah sampai di depan kamar kost korban tiba-tiba pelaku keluar dan melarikan diri. Ia pun berusaha mencegat pelaku namun usahanya itu tidak berhasil.
“Saya pegang lengannya biar ngga kabur tapi dia bisa lepas. Setelah kabur langsung lapor sama polisi,” kata Sri didampingi kakak korban Rohendi yang rumah kostnya tak jauh dari lokasi kejadian.
Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka seperti bekas cakaran di bagian leher dan bagian muka. Korban langsung dibawa ke RSUD Kota Banjar guna dilakukan perawatan.
Sementara itu, dikonfirmasi terpisah Kasat Reskrim Polres Banjar, AKP Budi Nuryanto, membenarkan adanya laporan kasus dugaan percobaan pemerkosaan tersebut.
Ia mengatakan, saat ini pihak kepolisian sudah mengantongi identitas pelaku dan saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan.
“Kami sudah mengantongi identitas pelaku. Dia bukan warga Banjar. Saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan,” singkatnya. (Muhlisin/R7/HR-Online)