Jumat, April 4, 2025
BerandaBerita TasikmalayaYuk, Menikmati Kampung Kolecer di Cisayong Tasikmalaya!

Yuk, Menikmati Kampung Kolecer di Cisayong Tasikmalaya!

Berita Tasikmalaya (harapanrakyat.com),- Baru-baru ini banyak warga yang menikmati Kampung Kolecer di Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Arti kolecer dalam bahasa Indonesia adalah baling-baling dari bambu.

Kolecer juga merupakan sebuah permainan yang populer di Jawa Barat sejak zaman dulu. Alat utama dalam permainan tradisional masyarakat Sunda ini adalah baling-baling terbuat dari kayu yang dililit daun pisang kering. Kemudian dipasang dengan batang bambu berukuran kecil atau besar.

Seperti halnya di kampung Wangun, Desa Cisayong, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya. Saat ini kampung tersebut menjadi Kampung Kolecer atas dukungan dari masyarakat setempat.

Tim kreator Kampung Kolecer, Yaya Sonjaya, mengatakan, Kampung Kolecer di Cisayong juga terbentuk berkat adanya dukungan dari pemerintah desa dan juga para kasepuhan setempat.

Ia juga mengatakan, tujuan dibentuknya Kampung Kolecer merupakan wujud kepedulian dari pemerintah desa dan para kasepuhan pada permainan tradisional Jawa Barat.

Mengingat permainan kolecer sudah ada sejak zaman nenek moyang. Sekaligus juga mengenalkan kepada anak zaman sekarang, serta mengajarkan cara pembuatannya.

Baca Juga : Bendungan Ceuri, Objek Wisata Baru di Tasikmalaya Keren Buat Swafoto

“Kita beserta pemerintah desa sengaja membuat kampung kolecer supaya anak-anak zaman sekarang tahu permainan tradisional Sunda. Permainan tersebut sudah ada sejak zaman nenek moyang. Kini permainan itu mulai terlupakan dengan adanya gadget atau permainan modern lainnya,” terangnya, kepada HR Online, Jum’at (17/07/2020).

Filosofi Kolecer

Sedangkan, lanjut Yaya, filosofi kolecer memiliki makna yang sangat tinggi, karena kolecer mencerminkan diri kita sendiri jika sedang berada dalam kesuksesan.

“Maka kita harus berhenti sejenak untuk merenung dan berintrospeksi diri. Pada zaman dahulu kolecer dibuat oleh para petani untuk menghilangkan penat di sela-sela kesibukannya. Kolecer bermanfaat untuk mengusir hama,” terang Yaya.

Sementara itu, Kepala Desa Cisayong, Yudi Cahyudin, menambahkan, kolecer atau baling-baling memiliki filosofi. Dalam satu putarannya mengandung makna bahwa manusia dituntut agar memikirkan kemajuan, serta perkembangan desa supaya lebih baik lagi.

Selain itu, filosofi kolecer jadi sebuah pelajaran bagi masyarakat supaya berfikir bagaimana agar desa bisa lebih berkembang, lebih maju, dan lebih mandiri.

“Ini sebagai bukti kreatifitas warga Desa Cisayong yang sudah bersungguh-sungguh memberikan sebuah karya bagi kemajuan, atau perkembangan desa. Juga bukti kerjakeras gotong-royong warga. Oleh karena itu, Desa Cisayong ingin membuktikan destinasi wisata yang baru, yaitu Kampung Kolecer,” terangnya.

Pihaknya mangajak seluruh warga yang ingin bernostalgia dengan budaya, permainan Sunda, atau menikmati wisata bernuansa Sunda. Keberadaan Kampung Kolecer di Cisayong sekaligus juga untuk ngamumule permainan tradisional Sunda yang sudah tergerus zaman.

“Silahkan datang saja ke Kampung Kolecer di Cisayong, tepatnya di kampung Wangun. Ini layak kita apresiasi, yang mana ini merupakan permainan anak zaman dulu. Sekarang dikenalkan kembali kepada anak-anak zaman sekarang,” pungkas Yudi. (Apip/R3/HR-Online)

Kisah Polisi Jujur di Garut, Kembalikan Dompet Berisi Uang Rp 5 Juta Milik Pemudik

Kisah Polisi Jujur di Garut, Kembalikan Dompet Berisi Uang Rp 5 Juta Milik Pemudik

harapanrakyat.com,- Sikap jujur Ipda Hadiansyah, salah seorang perwira polisi dari Polres Garut, Jawa Barat, patut diapresiasi. Pasalnya, Hadiansyah mengembalikan uang pemudik yang hilang di...
Atap Ruang Kelas MI di Sukanagara Ciamis Ambruk Usai Hujan Deras

Atap Ruang Kelas MI di Sukanagara Ciamis Ambruk Usai Hujan Deras

harapanrakyat.com,- Atap ruang kelas Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Desa Sukanagara, Kecamatan Jatinagara, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, ambruk pada Kamis (3/4/2025) sekitar  pukul 17.45 WIB....
Banjir Lumpur Terjang Pemukiman Warga di Sumedang

Banjir Lumpur Terjang Pemukiman Warga di Sumedang, 22 Rumah Terdampak

harapanrakyat.com,- Hujan deras yang mengguyur wilayah Sumedang, Jawa Barat, pada Kamis (3/4/2025) petang kemarin, memicu terjadinya banjir lumpur. Bencana alam tersebut melanda pemukiman warga...
Tim SAR Temukan Wisatawan Asal Garut Terseret Arus di Pantai Pangandaran

Tim SAR Temukan Wisatawan Asal Garut Terseret Arus di Pantai Pangandaran, Ini Kondisinya

harapanrakyat.com,- Tim SAR akhirnya menemukan wisatawan asal Kabupaten Garut yang hilang terseret arus Pantai Pangandaran, Jawa Barat, Jumat (4/4/2025). Setelah dilakukan pencarian dalam kurun...
Nadin Amizah Tuai Hujatan Pasca Akui Menyesal Ikut Ajang Pencarian Bakat

Nadin Amizah Tuai Hujatan Pasca Akui Menyesal Ikut Ajang Pencarian Bakat

Nadin Amizah tuai hujatan pedas dari warganet. Ini merupakan buntut panjang pasca pengakuan Nadin yang menegaskan jika ia menyesal pernah ikut ajang pencarian bakat...
Penampakan Kepadatan Arus Balik Lebaran di Jalur Selatan Garut Hari Ini

Penampakan Kepadatan Arus Balik Lebaran di Jalur Selatan Garut Hari Ini

harapanrakyat.com,- Kepadatan arus balik lebaran di jalur selatan Garut, Jawa Barat, kembali terlihat pada Jumat (4/4/2025) pagi ini. Arus balik kendaraan dari arah Tasikmalaya,...