Berita Tasikmalaya (harapanrakyat.com).- Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum bersilaturahmi dengan para tukang becak yang tergabung dalam Persatuan Becak Gotong Royong (PBGR) Tasikmalaya, Minggu (26/07/2020) di Kampung Petir Cikalang, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya.
Uu menyebut, silaturahmi dengan para pengayuh becak ini merupakan anugerah yang sangat luar biasa.
“Saya bersyukur bisa bersilaturahmi dengan abang-abang pengayuh becak,” ujarnya.
Uu mengaku sengaja menemui tukang becak di Kota Tasik, dalam rangka menyerap aspirasi mereka.
Kata dia, pimpinan baik itu, Kades, Camat, Bupati hingga Gubernur harus bisa menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat, salah satunya tukang becak.
“Silaturahmi ini sebagai alat komunikasi yang mudah-mudahan membawa kemaslahatan untuk semuanya. Saya yakin abang becak ingin ada perhatian dari pemerintah, bagaimana untuk meningkatkan nasibnya, apalagi di tengah pandemi,” kata Uu.
Diakuinya, profesi tukang becak saat ini memang cukup memprihatinkan. Saat ini tukang becak tergeser oleh berbagai jasa angkutan modern.
Berbeda dengan tahun 90an, becak sangat bisa diandalkan sebagai ladang mencari nafkah. Namun
saat ini moda transportasi semakin berkembang, tukang becak semakin tergeser.
“Perlu adanya inovasi dan perhatian dan perlindungan pemerintah, bagaimana tukang becak agar tetap eksis sehingga tetap menjadi ladang mencari nafkah,” jelasnya.
Pihaknya pun akan berusaha memberikan perhatian lebih kepada pengayuh becak, bukan hanya di kota Tasik tapi didaerah lain.
“Eksistensi pengayuh becak harus tetap ada dan dilestarikan, kita akan berusaha tingkatkan kesejahteraan mereka,” pungkasnya.
Sementara itu Endang Ketua Persatuan Becak Gotong Royong (PBGR) Tasikmalaya mengatakan, atas nama organisasi tukang becak Tasikmalaya, pihaknya merasa sangat bangga dengan kedatangan Wagub Jabar yang begitu pehatian kepada pengayuh becak.
“Jarang sekali kepala daerah yang mau datang diundang oleh organisasi abang becak, tapi beliau bisa hadir ini luar biasa,” katanya.
Pihaknya berharap kedepan pengayuh becak di Tasikmalaya ingin mendirikan Koperasi Pangan.
“Kami ingin dirikan koperasi, dan membuat warung sembako, mudah mudahan ada respon dari pemerintah provinsi Jabar,” ungkapnya. (Apip/R8/HR Online)