Berita Jabar (Harapanrakyat.com),- Dalam kurun waktu 3 bulan, swab test atau tes PCR di Jabar telah mencapai 78 ribu sampel dari seluruh daerah Kabupaten/Kota. Swab test mulai dilakukan masif sejak 25 Maret 2020 sampai hari ini.
Berdasarkan data dari Gugus Tugas Covid-19 Jabar, jumlah tes PCR yang telah dilakukan sebanyak 78.108 sampel. Sedangkan untuk Rapid test (RDT) di Jabar sebanyak 176.174 sampel. Sehingga total kedua test untuk mendeteksi virus corona ini mencapai 254.3030 sampel.
Menurut syarat minimal WHO, tes masif minimal 1 persen dari jumlah penduduk. Sedangkan dengan jumlah tersebut, rasio tes per 1 juta penduduk sebanyak 1.584. diasumsikan penduduk di Jabar saat ini 50 juta jiwa, sehingga tes yang dilakukan sebanyak 500.000 sampel swab.
“Sebetulnya rasio tes PCR di Jabar sudah terbilang tinggi, bila disamakan dengan negara, setara dengan negara Jerman,” ujar dr Siska Gerfianti Ketua Divisi Pelacakan Kontak, Deteksi Dini Pengujan Masal, dan Manajemen Lab Gugus Tugas Covid-19 Jabar, Kamis (2/7/2020).
Tes masif yang dilakukan oleh Pemprov Jabar cukup efektif, bila perbandingannya kasus positif per 1 juta jiwa. Indeks risiko Covid-19 di Jabar pada angka 62. Itu artinya dari 1 juta jiwa hanya 62 orang yang positif. Saat ini Jabar berada di peringkat ke 28 angka positif Covid-19 secara nasional.
Tes PCR di Jabar, Fokus di Bodebek dan Bandung Raya
Dalam tiga bulan terakhir, Gugus Tugas fokus melakukan swab test di 10 Kota/Kabupaten di Bodebek dan Bandung Raya. Kemudian dilanjutkan di 17 Kota/Kabupaten.
“Saat ini sebetulnya tes PCR masih fokus di Bandung Raya, Bodebek. karena masih tinggi kasusnya,” ucapnya.
Untuk tes PCR di Jabar, Pemprov melakukan pembelian sebanyak 45 ribu test kit. Ditambah bantuan Pemerintah pusat dan sumbangan pihak ke 3 sebanyak 10 ribu tes kit. Stok test kit PCR di Jabar saat ini sebanyak 70 ribu. Semuanya disimpan di Labkesda jabar.
“Dalam waktu dekat, juga akan membeli 150 ribu test kit baik impor maupun dalam negeri. Tentunya ini sangat diperlukan untuk efektivitas kerja,” katanya.
Saat ini, Gugus Tugas Covid-19 Jabar gencar menggelar swab tes masal, terutama di Perbatasan. Sasarannya tempat keramaian seperti pasar tradisional dan terminal, juga stasiun kereta. Ia berharap bisa segera mendekati standar WHO 1 persen.
“Kami apresiasi atas kesadaran masyarakat untuk mengikuti tes PCR di Jabar, yang kini semakin baik. Itu berkat edukasi dan sosialisasi semua pihak. Meski masih ada warga yang menolak untuk dites PCR karena berbagai alasan. Pada umumnya semuanya enjoy saja dites swab,” pungkasnya. (R9/HR-Online).