Minggu, April 6, 2025
BerandaBerita JabarWagub Uu Tutup Tambang di Jabar yang Tak Berizin

Wagub Uu Tutup Tambang di Jabar yang Tak Berizin

Berita Jabar (Harapanrakyat.com),- Wakil Gubernur Jawa Barat (Wagub Jabar) Uu Ruzhanul Ulum menutup tambang di Jabar. Tambang tak berizin itu berada di Desa Kertahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Kamis (18/7/2020). Tambang tersebut belum memiliki izin usaha penambangan (IUP) sejak 6 tahun.

Uu memasang spanduk peringatan dan pengumuman di lokasi penambangan. Bahwa pertambangan tersebut tidak berizin. Sehingga seluruh aktivitas pekerja dihentikan sementara. Pihak pengusaha wajib mengurus IUP dulu serta meminta izin masyarakat sekitar pertambangan.

Di lokasi tersebut, dua unit alat berat yang tengah beroperasi turut diamankan. Selain ditutup, Pemprov Juga berencana akan mempidanakan pihak pengusaha tambang tersebut.

“Akan dipidanakan. Ini sudah berlangsung sejak lama. Bahkan sudah beberapa kali diberi saran agar mengurus legalitasnya. Tapi tidak pernah dilaksanakan,” tegas Uu saat menutup tambang di Jabar yang tak berizin itu.

Sebelumnya, Pemprov Jabar dan Pemkab Bekasi, serta Pemdes setempat telah meminta pengusaha untuk melengkapi perizinan. IUP merupakan jaminan agar pertambangan tidak membahayakan masyarakat sekitar.

“IUP ini harus diperhatikan. Sehingga pertambangan tidak akan mengganggu masyarakat. Juga tidak merusak lingkungan. Kalau tidak ada izin itu berarti ilegal. Dikhawatirkan akan merusak lingkungan, maka kami tutup,” tegasnya.

Uu menegaskan, para pengusaha tambang di Jabar harus menempuh aturan dan persyaratan yang berlaku. Pengusaha tambang wajib memperhatikan zona wilayah. Pertambangan ilegal bisa menimbulkan bencana yang bisa terjadi dikemudian hari.

Masyarakat Jabar diharapkan proaktif ketika menemukan ada aktivitas pertambangan ilegal. Masyarakat dipersilahkan melapor kepada pihak berwajib. Pemerintah juga siap menjamin keselamatan pelapor.

“Masyarakat jangan takut. Silahkan lapor kalau menembukan ada aktivitas pertambangan ilegal. Kami jami. Kita ini di negara hukum, ada polisi, ada pemerintah dan tentara,” jelasnya.

Ketua BPD Kertarahayu Seru Dedi membenarkan pertambangan galian tanah merah itu sudah berlangsung sejak 2014. Dalam enam tahun itu, pengusaha tidak mengurus izin ke pemda.

“Wajar apabila masyarakat khawatir dengan adanya pertambangan ini. takut akan terjadi bencana kalau semakin lama dibiarkan,” pungkasnya. (R9/HR Online)

gebrakan 100 hari kerja

Tokoh Masyarakat Tasikmalaya Menanti Gebrakan 100 Hari Kerja Viman-Dicky

harapanrakyat.com,- Tokoh masyarakat menanti gebrakan 100 hari kerja Viman Alfarizi Ramadah-Diky Chandra, Walikota - Wakil Wali Kota Tasikmalaya. Apalagi sejak dilantik sampai saat ini...
Objek wisata di Kota Banjar sepi pengunjung

Aktivis Prihatin Kota Banjar Sepi Wisatawan saat Libur Lebaran, Anggap Pemkot Gagal 

harapanrakyat.com,- Aktivis GMNI Kota Banjar, Jawa Barat, prihatin dengan kondisi sepinya wisatawan yang berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Banjar saat momen libur lebaran...
Longsor TPT Rumah

Longsor TPT Rumah Terekam Kamera Amatir, Warga Singajaya Garut Panik

harapanrakyat.com,- Longsor Tembok Penahan Tebing (TPT) rumah di Garut, Jawa Barat, terekam kamera amatir warga. Meski tidak ada korban jiwa, namun insiden ini membuat...
Kaleng Kue Lebaran

Balita di Garut Kepalanya Tersangkut Dalam Kaleng Kue Lebaran, Petugas Damkar Turun Tangan

harapanrakyat.com,- Seorang balita di Garut, Jawa Barat, kepalanya tersangkut ke dalam kaleng kue lebaran, Sabtu (5/4/2025). Balita tersebut menangis kesakitan sehingga orang tuanya harus...
Obyek Wisata Curug Panganten

Remaja Asal Tasik Berenang di Obyek Wisata Curug Panganten Ciamis Berujung Maut

harapanrakyat.com,- Seorang remaja asal Kabupaten Tasikmalaya berenang di obyek wisata Curug Panganten, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, berujung maut. Remaja bernama Rifki...
Tersambar Petir Saat Mandi

Seorang Warga di Tasikmalaya Tersambar Petir Saat Mandi

harapanrakyat.com,- Seorang warga di Kampung Cikajar, Kelurahan Leuwibudah, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, tersambar petir saat sedang mandi di rumahnya, Sabtu (5/4/2025). Beruntung korban...