Sabtu, April 5, 2025
BerandaBerita JabarRevolusi Engineering Ruang Publik Diperlukan di Tengah Pandemi

Revolusi Engineering Ruang Publik Diperlukan di Tengah Pandemi

Berita Jabar (Harapanrakyat.com),- Di tengah Pandemi Covid-19, adaptasi perlu dilakukan guna mencegah penyebarannya. Salah satunya perlu revolusi engineering ruang publik. Sehingga ruang publik dapat dimanfaatkan tanpa takut terpapar Covid-19.  Salah satu inovasinya adalah teknologi touchless.

“Tantangan para insyinyur bagaimana berinovasi dengan teknologi touchless. Seperti menggunakan lift tanpa menekan tombol dengan tangan,” ujar Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil ketika menjadi pembicara dalam telekonferensi Enginering Room, Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Kamis (2/7/2020) di Kantor Badan Perhubungan Jabar, Jakarta.

Ridwan Kamil mengatakan pentingnya revolusi engineering ruang publik sangat dibutuhkan. Salah satu contoh para insinyur mampu menciptakan pintu yang memiliki sensor. Sehingga tak perlu handle seperti yanga biasa ditemukan.

“Secara desain, bangunan di ruang publik tentu tak akan mengalami perubahan signifikan saat pandemi Covid-19. Nantinya pasca pandemi adalah yang akan ramai itu teknologi-teknologi ruang publik yang tak harus disentuh tapi bisa digunakan. Harus disesuaikan dengan kondisi,” katanya.  

Baca Juga : Tiga Inovasi Jabar Untuk Kompetisi Top 99 Inovasi Pelayanan Publik 2020

Ridwan Kamil menjelaskan, prilaku masyarakat di ruang publik bisa berubah, terutama dalam penerapan protokol kesehatan. Seperti menggunakan masker dan jaga jarak. Tentunya tujuan masyarakat di ruang publik untuk mencari angin menikmati suasana lingkungan dan berinteraksi.

“Yang beradaptasi itu prilakunya bukan soal tata ruangnya. Yang berat saat pandemi adalah soal sosial. Poin sosial ini hilang karena ada ketentuan jaga jarak dan lainnya,” jelas Ridwan Kami.

Baca Juga : UKM di Jabar Diminta Bermigrasi Gunakan Teknologi Digital

Ridwan Kamil mengatakan bila ingin hidup berkualitas pasca Covid-19, tetap berinteraksi namun tak ada lagi poin sosial. Masyarakat tetap bisa menikmati ruang publik, hanya saja harus jaga jarak, tidak bersalaman seperti biasa.

“Bila ingin hidupnya berkualitas setelah pandemi, kita masih bisa berinteraksi. Namun tidak lagi ada poin sosial. Jalan-jalan di ruang terbuka menghirup udara segera, namun tak bisa ngobrol jarak dekat, harus jaga jarak, bersalaman dan lainnya,” pungkasnya. (R9/HR-Online)

Sejarah Tumenggung Kopek, Jejak yang Penuh Misteri

Sejarah Tumenggung Kopek, Jejak yang Penuh Misteri

Tidak semua tokoh besar mendapat tempat dalam buku sejarah Indonesia. Beberapa nama tetap hidup melalui cerita lisan yang diwariskan turun-temurun. Sejarah Tumenggung Kopek adalah...
Nissan Micra EV 2025, Transformasi Ikonik ke Era Listrik

Nissan Micra EV 2025, Transformasi Ikonik ke Era Listrik

Nissan baru saja memperkenalkan generasi terbaru dari Nissan Micra EV 2025. Mobil Nissan terbaru tersebut kini bertransformasi menjadi kendaraan listrik sepenuhnya. Nissan Micra atau...
Pemandian Air Panas

Menikmati Wisata Pemandian Air Panas Cileungsing Sumedang Saat Libur Lebaran

harapanrakyat.com,- Obyek wisata Pemandian Air Panas Cileungsing di Cilangkap, Kecamatan Buahdua, Sumedang, Jawa Barat, kembali menarik ribuan wisatawan pada libur Lebaran 2025. Destinasi wisata ini...
Obyek Wisata Sepi Pengunjung

Obyek Wisata Sepi Pengunjung Saat Libur Lebaran, Wali Kota Banjar: Perlu Ada Perubahan

harapanrakyat.com,- Wali Kota Banjar, Jawa Barat, Sudarsono, menanggapi perihal sejumlah obyek wisata sepi pengunjung pada momen libur Lebaran 2025. Sudarsono mengatakan, Pemerintah Kota Banjar ke...
Ulefone Armor 30 Pro Rilis dengan Inovasi dan Fitur Canggih

Ulefone Armor 30 Pro Rilis dengan Inovasi dan Fitur Canggih

Ulefone baru saja merilis Armor 30 Pro, sebuah smartphone tangguh yang menggabungkan daya tahan luar biasa dengan teknologi terkini. Dirancang khusus untuk pengguna yang...
Pergerakan Tanah di Neglasari

Pergerakan Tanah di Neglasari Ciamis, Sejumlah Rumah dan Jalan Desa Alami Kerusakan

harapanrakyat.com,- Akibat adanya pergerakan tanah di Neglasari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, beberapa rumah warga mengalami kerusakan. Selain itu, ruas jalan desa juga mengalami...