Berita Jabar (Harapanrakyat.com),- Sekolah SMA/SMK di Kota Sukabumi siap dibuka untuk kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka. Alasannya, Kota Sukabumi telah dinyatakan masuk zona hijau. Namun Pemprov Jabar selektif pilih sekolah mana saja yang diizinkan. Hal itu sebagai upaya meminimalisir resiko penyebaran virus di sekolah.
Dedi Supandi, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat melaksanakan peninjauan ke SMAN 4 Sukabumi, Jumat (3/7/2020). Menurutnya, SMA/SMK di Sukabumi ditunjuk sebagai pilot project untuk menggelar kembali KBM. Namun tak semua sekolah yang diizinkan kembali buka. Hanya sekolah yang sudah siap menerapkan protokol kesehatan, berikut sarana dan prasarananya.
“Sekolah yang diizinkan kembali menggelar KBM itu mayoritas siswanya berasal dari Kota Sukabumi. Kalau siswanya sebagian besar dari luar Kota Sukabumi, seperti dari Kabupaten Sukabumi (zona biru) tentu belum diizinkan,” ujar Dedi, Jumat (3/7/2020).
Dari total 30 SMA dan SMK di Kota Sukabumi, tidak semua memulai kegiatan belajar tatap muka. Pemprov Jabar selektif pilih sekolah tersebut dengan melakukan rapat terlebih dulu.
“Akan dirapatkan, sekolah mana saja yang bisa KBM. Tim Gugus Tugas COVID-19 Kota melakukan pengecekan kesiapan sekolah, dalam menerapkan protokol kesehatan,” tuturnya.
Teknisnya, sekolah yang memulai KBM tatap muka akan ada pembagian waktu, untuk antisipasi kerumunan. Setiap kelas akan dibatasi jumlah siswa sebanyak 18 orang, kemudian dibagi jadwal setiap pekannya.
Pemprov Jabar Selektif Pilih Sekolah Izinkan KBM, Bentuk Satgas Pembukaan Sekolah
Disdik Jabar juga akan menyiapkan tim Satgas Pembukaan Sekolah untuk melakukan pengawasan. Salah satunya melalui Kantor Cabang Dinas Pendidikan. Tugasnya, melakukan pengecekan dan memperhitungkan risiko penyebaran Covid-19 di sekolah.
Kepala Kacadisdikwil V Nonong Winarni mengatakan Satgas juga dibantu dari pegawai Disdik Kota Sukabumi. Menurutnya, Pemprov Jabar selektif pilih sekolah. Dalam minggu ini, Satgas siap bekerja melakukan pengecekan dan menentukan sekolah yang diizinkan KBM tatap muka. “Mulai minggu ini akan kita cek semuanya,” katanya.
Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, menyatakan hanya sekolah yang bisa menerapkan protokol kesehatan yang dapat kembali menggelar KBM tatap muka. Menurutnya, Disdik Jabar dan Kota Sukabumi terus melakukan pembahasan persiapannya. “Hasilnya nanti akan ditentukan sekolah mana saja yang dibuka,” katanya. (R9/HR-Online).