Berita Tasikmalaya, (harapanrakyat.com),- Bertepatan dengan HUT Bhayangkara-74, sosok salah satu anggota Polres Tasikmalaya cukup menarik perhatian. Pasalnya, ia menjadi Guru ngaji para tahanan.
Pria yang bernama Bripka Penda Sugara, selama 6 hari dalam sepekan secara rutin mengajar ngaji tahanan dari berbagai kasus.
Biasanya, ia melakukan kegiatan tersebut menjelang salat dzuhur. Tak hanya memberikan ceramah, ia juga mengajarkan ilmu tajwid, qiroat serta bacaan dalam salat.
Dari kebiasaannya itu, tak sedikit para tahanan yang bisa mengaji, serta hafal surat-surat dalam Al Qur’an, terutama tahanan yang sudah lansia.
Saat ditemui HR Online di ruang kerjanya, Penda mengaku hanya bisa sedikit masalah agama. Namun ia merasa dengan ilmunya tersebut bisa bermanfaat bagi orang lain.
“Intinya saya mencoba belajar bareng sama tahanan. Saya ingin hidup saya bisa bermanfaat,” katanya HR Online, Rabu (1/7/2020).
Selama mengajar ngaji, ia mengaku banyak suka maupun dukanya. Apalagai latar belakang tahanan yang berbeda membuat dirinya harus bersabar.
Meski begitu, karena ia sudah berniat menjalankan ibadah dengan ikhlas, sehingga seberat apapun yang dihadapi dilakukan dengan rasa nyaman.
“Saya juga ingin membuktikan anggota polisi juga bisa menjadi pengayom masyarakat, tak terkecuali pelaku kejahatan,” imbuhnya.
Ia berharap, para tahanan dalam waktu yang cukup singkat dapat berubah dengan adanya pembelajaran agama, khususnya mereka menyadari kesalahan hingga tobat dan mendalami ilmu agama.
Kabag Ops Polres Tasikmalaya, Kompol Cucu, mengatakan, pihaknya sangat bangga dengan adanya kegiatan rutin yang dilakukan Bripka Penda tersebut.
Para tahanan yang sebelumnya tidak bisa mengaji sama sekali menjadi kenal dengan agama, bahkan tak sedikit pula yang hafal juz amma.
“Di tangan Bripka Penda, banyak perubahan yang dialami para tahanan. Kami sangat bangga dengan kiprah beliau,” pungkasnya. (Apip/R6/HR-Online)