Kronologi penangkapan Vernita Syabilla oleh kepolisian terjadi pada Selasa, 28 Juli 2020. Ia ditangkap di kamar hotel bintang empat daerah Teluk Betung Selatan, Bandar Lampung.
Vernita yang awalnya disebut sebagai artis inisial VS diringkus di kamar hotel. Sedangkan, terduga mucikari dengan inisial MAZ dan MN ditangkap di lantai bawah hotel. Polisi serta Unit Perlindungan Perempuan dan Anak mengkonfirmasi penangkapan tersebut.
Baca Juga: Profil Vernita Syabilla, Sosok Diduga Artis VS yang Terlibat Prostitusi
Kronologi Penangkapan Vernita Syabilla Selengkapnya
Polisi juga menangamankan seorang pengusaha inisial S yang disebut sebagai saksi pada kasus tersebut. VS, MAZ dan MN menjalani tahanan di Polres Bandar Lampung sedangkan S sudah dipulangkan karena statusnya saksi.
Baca Juga: Artis Inisial VS yang Terlibat Prostitusi di Lampung, Vernita Syabilla?
Kepolisian juga membawa barang bukti uang tunai 15 juta rupiah serta bukti transfer dengan nilai yang sama. Selain itu pihak penegak hukum juga mendapati sebuah alat kontrasepsi di kamar hotel tersebut.
Dugaan kuat bahwa uang tunai itu adalah untuk pembayaran prostitusi online pada hari itu. Bukti Transfer untuk menunjukkan uang muka, sedangkan uang cash untuk melunasi sisa dari transaksi.
Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Rezky Maulana menyebutkan alat kontrasepsi itu ada di kamar Vernita dan diduga sedang melakukan persiapan.
Rezky juga menambahkan bahwa VS, MAZ dan MN bukan dari Bandar Lampung, sementara S adalah pengusaha dari kota tersebut.
Vernita Syabilla Dibayar Rp 30 Juta
Dari kronologi penangkapan Vernita Syabilla diketahui bahwa Vernita ditawarkan melalui daring. Vernita ditawarkan kepada S dengan harga Rp 30 juta sekali kencan dan sudah disepakati.
Uang sejumlah Rp 15 juta dibayarkan melalui transfer sebagai uang muka. Sementara Rp 15 juta sisanya diberikan tunai kepada mucikari.
Vernita Syabilla berangkat dari Jakarta menggunakan pesawat terbang pada 28 Juli 2020 sore. Malam harinya terjadi penggerebekan oleh kepolisian serta Unit Perlindungan Perempuan dan Anak.
Kali Pertama Vernita Syabilla Melakukan Prostitusi
Vernita Syabilla mengaku kepada kepolisian bahwa ini adalah kali pertama ia melakukan prostitusi online. Ia juga mengaku mengenal dengan dua orang yang terduga mucikari tersebut. Kepolisian memeriksa terduga mucikari hingga Rabu, 29 Juli 2020, malam,
kronologi penangkapan Vernita Syabilla selanjutnya, artis yang pernah digosipkan sebagai pelakor ini dikawal oleh beberapa penyidik dan dibawa ke Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak Bandar Lampung.
Pihak kepolisian masih belum mengungkapkan tersangka-tersangkanya. Semua yang ditangkap masih memiliki status sebagai saksi saja, namun tak menutup kemungkinan menjadi tersangka.
Meski Terjerat Kasus Namun Banjir Endorse
Tinggalkan dahulu kronologi penangkapan Vernita Syabilla di Bandar Lampung. Koko selaku manajer dari Vernita mengungkapkan bahwa Vernita justru kebanjiran banyak endorse dari berbagai produk.
Ia juga menerangkan bahwa tidak pemutusan kontrak dari berbagai endorse yang menggunakan jasa Vernita. Sejauh ini aman-aman saja tidak ada masalah dengan brand yang menggunakan jasa Vernita.
Koko juga menjelaskan bahwa akun Instagram Vernita kini dipegang pribadi oleh kliennya dan ia pun tidak tahu passwordnya. Ia hanya menjalankan pesanan jika ada yang menggunakan kontak Whatsapp saja.
Akun Instagram Vernita Semakin Ramai
Terlepas dari kronologi penangkapan Vernita yang terjadi 28 Juli lalu, Instagram pribadinya banjir komentar. Instagram pribadi Vernita yang biasanya tidak sampai 100 komentar kini menjadi 7150 komentar dan pastinya akan bertambah lagi.
Setelah beredar pemberitaan terkait kronologi penangkapan Vernita Syabilla, kolom komentar Instagram penuh dengan netizen yang terbilang nyinyir dan menghakimi. Mereka menyebut semua yang dimiliki Vernita adalah hasil prostitusi.
Warganet mulai mempertanyakan semua yang dimiliki Vernita seperti IPhone 11, jam, tas dan barang lainnya yang diposting.
Vernita juga membuat Instastory pasca penangkapannya di Bandar Lampung dan menuai banyak respon. Ia mengungkapkan bahwa memang sedang di hotel dan mengobrol saja, tidak melakukan tindakan asusila.
Memang sejauh ini belum ada konfirmasi baik dari S terduga pengguna jasa, ataupun Vernita Syabilla yang terus menghindari wartawan. Kepolisian juga menyebutkan bahwa mereka saat ini masih mendalami kasus ini secara detail.
Patut dinantikan bagaimana kelanjutan kasus prostitusi online yang menerpa pelantun lagu Koko Tamvan ini.
Kronologi penangkapan Vernita Syabilla ini masih didalami oleh pihak kepolisian. Sampai saat ini belum ada yang dinyatakan sebagai tersangka. Ketiga orang yang diamankan hingga saat ini masih berstatus saksi. (R7/HR-Online)